MALANG, Tugujatim.id – Peduli terhadap dunia pendidikan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) menyelenggarakan pelatihan dengan konsep Training of Trainers (ToT) kepada guru SMK NU Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Para guru tingkat sekolah menengah kejuruan NU Gondanglegi tersebut menjalani pelatihan secara bertahap pada Juli hingga Agustus 2023.
Pelatihan yang merupakan bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat FEB Unisma itu bertujuan untuk meningkatkan kompetensi SMK di bidang entrepreneurship, rekayasa perangkat lunak (RPL), dan digital marketing.

Bertempat di Laboratorium Digital Marketing FEB Unisma, para guru membuat program Kelas Industri (Mini Company Digital Marketing) agar dapat memberikan tambahan pembelajaran pemasaran online kepada siswa-siswi SMK.
Pembelajaran TOT diberikan mulai dari pembelajaran dasar, bagaimana cara belajar untuk melakukan riset dasar kata kunci dari produk atau jasa yang akan ditawarkan oleh semua kalangan masyarakat yang ada di Kabupaten Malang dan 34 provinsi di Indonesia.
Dalam implementasinya, mereka mendapatkan berbagai tips dalam mengembangkan usaha secara online serta memaksimalkan potensi penjualan di era digital saat ini. Tips tersebut termasuk menampilkan produk semenarik mungkin, hingga memperluas wawasan tentang meningkatkan lalu lintas penjualan di e-commerce, meningkatkan ulasan positif untuk toko.

Ke depannya, mereka diharapkan dapat meneruskan pengetahuan yang diperolehnya kepada ribuan siswa-siswa di sekolahnya masing-masing.
Pelatihan ini merupakan bentuk dukungan FEB Unisma dalam pengembangan ekonomi digital dan penguatan kewirausahaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi salah satu target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.
Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi memberikan dukungan penuh terhadap program ini. “Memasuki Era Industri 4.0 dalam dunia pendidikan tingkat SMK yang menjadi kebutuhan IDUKA akan SDM yang unggul di bidangnya sesuai dengan jurusan yang terdapat pada sekolah SMK tersebut,” ucapnya.

“Sebagai institusi pendidikan, kami berkomitmen untuk berperan sebagai agen perubahan positif dalam masyarakat. Melalui program pengabdian ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi sekolah menengah atas, khususnya SMK NU Gondanglegi agar mampu meneruskan skill ini kepada siswanya dengan harapan mampu menjadi entrepreneur yang melek digital sehingga mendorong pertumbuhan UMKM dan pertumbuhan ekonomi lokal,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Diana menekankan bahwa peran SMK menjadi penting dalam menyiapkan tamatan yang siap berwirausaha. Oleh karena itu, karakteristik wirausaha di SMK harus dikondisikan, baik melalui kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler maupun ekstrakurikuler sehingga siswa menjadi terbiasa untuk menerapkan karakteristik wirausaha.
Program pelatihan digital marketing untuk para guru SMK NU Gondanglegi ini dipayungi melalui kerja sama dengan penandatanganan MoU di mana FEB Unisma bertindak sebagai institusi yang membina SMK NU Gondanglegi di bidang tridharma yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Kata dia, hal ini diharapkan dapat menjadi awal dari berbagai inisiatif serupa di masa mendatang yang dapat berdampak positif bagi peningkatkan kualitas SMK NU Gondanglegi secara luas.(ads)
Editor: Lizya Kristanti








