JAKARTA, Tugujatim.id – Proses pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, memasuki tahap lelang setelah seluruh persyaratan administratif dan kesiapan lahan dinyatakan lengkap.
Kepastian tersebut disampaikan Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono saat menerima audiensi Bupati Parigi Moutong Erwin Burase dan Bupati Maybrat Karel Murafer di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Selasa (21/07/2026).
Baca Juga: Sekolah Rakyat Jadi Upaya Penuhi Hak Anak atas Pendidikan Berkualitas
“Alhamdulillah, berdasarkan laporan sekber, usulan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong sudah memenuhi syarat. Tinggal menunggu proses berikutnya, yaitu lelang, kemudian pembangunan akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum,” kata Agus Jabo.
Menurut dia, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kemensos Apresiasi Pemkab Parigi Moutong
Dalam kesempatan itu, Agus Jabo mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong yang dinilai serius melengkapi seluruh persyaratan pembangunan Sekolah Rakyat. Dia menyebut program tersebut merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan pendidikan berkualitas sekaligus memutus rantai kemiskinan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Erwin selaku Bupati Parigi Moutong. Beliau berjuang luar biasa dan saya memberikan penghormatan setinggi-tingginya karena tidak lelah datang ke Kementerian Sosial dalam rangka melengkapi dokumen-dokumen pembangunan Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menyambut baik kepastian dimulainya proses lelang dan berharap pembangunan dapat segera terealisasi sehingga masyarakat segera merasakan manfaatnya.
Maybrat Ajukan Usulan Sekolah Rakyat
Pada kesempatan yang sama, Bupati Maybrat, Papua Barat Daya, Karel Murafer, secara resmi menyerahkan dokumen usulan pembangunan Sekolah Rakyat permanen kepada Kementerian Sosial.
Karel berharap pemerintah pusat segera menindaklanjuti usulan tersebut agar anak-anak di Kabupaten Maybrat memperoleh akses pendidikan yang lebih baik.
“Hari ini saya menyerahkan dokumen Sekolah Rakyat Kabupaten Maybrat secara resmi. Harapan kami pemerintah pusat dapat melihat kebutuhan masyarakat sehingga Sekolah Rakyat dapat segera dibangun. Anak-anak Indonesia adalah masa depan menuju Generasi Emas 2045,” kata Karel.
Baca Juga: Sekolah Rakyat dan Renovasi Rumah Orang Tua Dipercepat, Kemensos-PKP Perkuat Sinergi
Menanggapi hal itu, Agus Jabo menyatakan Kemensos menyambut baik komitmen Pemerintah Kabupaten Maybrat dalam mendukung program Sekolah Rakyat.
Dia menegaskan negara memiliki tanggung jawab memastikan seluruh anak Indonesia, terutama yang berasal dari keluarga miskin, tetap memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan.
“Kita sebagai negara harus menjemput, mendampingi, dan mengantarkan mereka untuk mewujudkan cita-citanya. Semua anak Indonesia harus sekolah, tidak pandang bulu. Yang miskin menjadi tugas negara untuk menyekolahkan mereka,” tegas Agus Jabo. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Dwi Lindawati







