TUBAN, Tugujatim.id – Sejumlah partai politik (parpol) di Kabupaten Tuban masih mengutak-atik nomor hingga pindah daerah pilihan (dapil) bacalegnya pada hari terakhir rancangan DPS hasil pencermatan. Sebab, parpol di Kabupaten Tuban ini akan bertarung di Pemilu 2024.
Dalam pemantauan Tugu Jatim, dari 6-11 Agustus, hanya 7 parpol di Kabupaten Tuban yang mendatangi kantor KPU, baik untuk memperbaiki berkas bacaleg yang belum mememuhi syarat (BMS) ataupun mengganti calonnya.
Anggota KPU Kabupaten Tuban Nur Hakim dalam keterangannya kepada Tugu Jatim menuturkan, yang baru menyerahkan berkas baru tujuh partai. Rinciannya, dia melanjutkan, lima partai pada Kamis (10/08/2023), sedangkan dua partai pada Jumat (10/08/2023).
Baca Juga: Alat Koreksi Jawaban Error, Seleksi Perangkat Desa di Tuban Terancam Molor
“Yang sudah dinyatakan MS, sebenarnya hanya mengisi data disabilitas dan kesediaan untuk dipublikasikan. Jika sudah dinyatakan MS di tahapan perbaikan sebelumnya,” ucap Hakim, sapaan akrabnya.
Namun, masih kata divisi teknis penyelenggaraan ini, jika memang masih ada yang TMS seperti 41 data bacaleg yang sebelumnya masih BMS, maka bisa memperbaiknya.
“Parpol juga masih bisa mengajukan perubahan, baik pindah dapil atau mengganti calon,” terangnya.
Setelah tahapan ini, KPU akan mencermati kembali data dari rancangan ini pada 12-15 Agustus. Selanjutnya pada 16-18 Agustus, komisioner KPU Kabupaten Tuban memplenokan untuk menetapkan DCS.
“Jika tetap tidak mengubah maupun memperbaiki, maka tidak dimasukkan ke DCS alias kursinya hilang,” ujarnya.
Baca Juga: Vakum 3 Tahun, Khitanan Massal Peringatan Haul Sunan Bonang Tuban Kembali Digelar
Di lain pihak, Bendahara DPD Partai Nasdem Tuban Abdullah Syafii menuturkan, pihaknya masih tetap membawa 31 bacaleg yang akan bertarung di lima dapil Kabupaten Tuban. Namun, ada beberapa yang mengubah nomor urut dan pindah dapil. Alasannya, mengubah lebih pada calon yang potensial dan juga siap bertarung untuk memperebutkan hati rakyat.
“Pastinya kami akan kerja sama dan kolaborasi dengan bacalegnya,” katanya.
Ditanya terkait apakah masih ada potensi mengganti calon saat penetapan DCS, pihaknya masih membuka peluang itu. Mengingat masih banyak calon potensial di masing-masing yang jumlahnya masih terbatas.
“Sehingga tetap membuka peluang bagi masyarakat yang ingin bergabung bersama Perindo,” ucapnya.
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








