MALANG, Tugujatim.id – Founder RSU Wajak Husada drh H. Puguh Wiji Pamungkas MM merayakan peringatan Hari Pramuka Nasional dengan cara yang berbeda pada Senin (14/08/2023). Peringatan yang dirayakan setiap 14 Agustus ini terasa berbeda bersama para siswa Lembaga Pendidikan Sunan Ampel Ketitang Poncokusumo, Kabupaten Malang.
Untuk diketahui, sejak peresmian Pramuka pada 1961 oleh Presiden Republik Indonesia pertama Ir Soekarno, sudah menjadi bagian dari gerakan bangsa yang turut membanggakan dan menguatkan karakter serta keteladanan di tengah masyarakat.

Hari Pramuka Nasional ke-62 menjadi bukti peran signifikan gerakan ini terhadap terbentuknya karakter anak bangsa yang memegang teguh pada cita-cita luhur para founding fathers bangsa.
Slogan Pramuka “Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan” merepresentasikan keluhuran niat dan iktikad untuk membangun mentalitas serta karakter bangsa. Tujuannya agar bangsa Indonesia yang kita cintai ini menjadi bangsa yang maju dan berkeadilan.

Presiden Nusantara Gilang Gemilang sekaligus Founder RSU Wajak Husada drh H. Puguh Wiji Pamungkas MM mengatakan, momentum kali ini dilakukan dengan membuat happy para siswa Lembaga Pendidikan Sunan Ampel Ketitang Poncokusumo.
“Saya merasa bangga lihat adik-adik yang masih SD-SMP ini tampak bersemangat jadi entrepreneurship dengan menggelar bazar untuk memperingati Hari Pramuka. Nah, Pramuka jadi simbol kemandirian, kematangan diri, dan keteguhan sikap sebagai anak bangsa,” terang H. Puguh Wiji Pamungkas dalam sambutannya di sela-sela acara bazar.

Dia melanjutkan, pihaknya bangga dan mengapresasi semangat Lembaga Pendidikan Sunan Ampel Ketitang Poncokusumo.
“Meski tempatnya di perifer, tapi semangatnya berkobar untuk melahirkan generasi berkualitas dan berkarakter terus dilakukan. Semoga ini bagian dari ikhtiar terbaik untuk kemajuan bangsa,” tutupnya.
Peringatan Hari Pramuka begitu meriah, H. Puguh Wiji Pamungkas tampak riang gembira berbelanja hasil produk anak-anak SD dan SMP di sana. (adv)
Editor: Dwi Lindawati








