PASURUAN, Tugujatim.id – K (13), bocah yang kupingnya putus saat ngaji di Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jawa Timur, masih mengalami trauma. Bocah SMP itu terancam mengalami cacat seumur hidup di bagian telinga usai diduga digigit oleh rekan mengajinya.
Ayah K, SH (47) mengatakan bahwa pihak keluarga sebenarnya berkeinginan agar telinga anaknya ini bisa disambung kembali. Namun, takdir berkata lain. Usai melakukan pemeriksaan, tim dokter RSUD Dr Soetomo berkesimpulan bahwa telinga K tak bisa disambung kembali. “Bagian kuping yang terputusnya sudah membusuk, jadi dokter tidak berani menyambungkan kembali,” ujar SH, pada Kamis (24/8/2023).
Petugas medis pun tidak ingin mengambil resiko. Pasalnya, apabila disambungkan, justru dikhawatirkan terjadi infeksi pada telinga K. “Akhirnya ya hanya dijahit saja telinganya, tapi syukurnya pendengarannya masih normal,” jelasnya.
Meski begitu, bentuk fisik daun telinga K dipastikan tidak bisa kembali normal. Dia terancam mengalami kelainan bentuk di bagian telinganya seumur hidup.
SH mengaku bahwa anak keduanya itu masih mengalami trauma. Bahkan, anaknya kerap menangis apabila melihat kedua orang tua dan keluarganya bersedih. “Kalau ada yang nangis dia ikutan nangis. Gimana caranya saya harus buat dia nggak trauma lagi,” ucapnya.
Sebelumnya, K diduga digigit telinganya oleh rekannya S (12) saat mengaji diba’. Sebelum insiden terjadi, diduga sempat terjadi pertengkaran, lantaran S tak mau disuruh membaca diba’ oleh K. Diduga S emosi dan mengigit daun telinga sebelah kiri K hingga terputus.
Orang tua K telah melaporkan kejadian ini ke Polres Pasuruan Kota. Proses penyelidikan oleh unit PPA Polres Pasuruan Kota masih terus berjalan.
Reporter: Laoh Mahfud
Editor: Lizya Kristanti








