• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sirkuit BMX.

Seorang anak tampak latihan di lahan sirkuit sepeda BMX milik kakek Imam Utomo, 60, warga Kelurahan Sebani, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Demi Cucu Tak Kecanduan Gadget, Lahan Kosong Milik Kakek di Pasuruan Disulap Jadi Sirkuit BMX Mini

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Berawal dari kekhawatiran akan bahaya kecanduan gadget, kakek di Pasuruan bernama Imam Utomo, 60, menyulap lahan di belakang rumahnya menjadi sirkuit BMX mini. Kakek asal Kelurahan Sebani, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pasuruan, ini tidak ingin cucunya setiap hari berkutat dengan ponselnya.

Lahan seluas 160 meter persegi ini diubahnya menjadi sirkuit BMX mini untuk latihan sejak akhir 2022 lalu. Sebelum itu, dua cucunya selalu merengek untuk meminjam gadget orang tuanya.

You might also like

Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

26/06/2026 10:54 PM
Sekolah Rakyat.

Menolak Padam, Asa Baru Silvia dan “The Invisible People” dari Bangku Sekolah Rakyat

26/06/2026 5:47 PM
Sirkuit BMX mini di Pasuruan.
Rintangan menantang dilewati seorang anak saat latihan olahraga sepeda BMX di lahan kakek Imam Utomo. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

“Yang satu masih TK, satunya lagi kelas 1 SD, di rumah dulu ya HP-an, ngerengek-rengek lihat YouTube-an,” ujar Imam pada Minggu (03/09/2023).

Tidak ingin dua cucunya bermain ponsel hingga lupa waktu, dia pun mulai mengenalkan mereka pada olahraga sepeda BMX. Bak gayung bersambut, si cucu ternyata menggemari olahraga yang terkenal cukup ekstrem tersebut.

Awalnya, si cucu harus mengikuti latihan sepeda BMX di sirkuit yang cukup jauh dari rumahnya. Namun, karena si cucu “ketagihan” olahraga sepeda, dia pun merelakan lahan kosong miliknya jadi sirkuit BMX tempat latihan.

“Sekarang tiap hari minta latihan, nggak ada capeknya mereka. Kalau nggak dituruti malah ngambek,” ucapnya.

Kakek di Pasuruan bikin lahan sirkuit BMX.
Lahan sirkuit milik kakek Imam Utomo, kini jadi tempat anak-anak latihan di Kelurahan Sebani, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Usahanya mengubah lahan kosong jadi sirkuit BMX ini pun membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar kakek Imam. Satu per satu, anak dari tetangga ikut tertarik bermain dan berlatih BMX.

Setiap sore hari, lahan sirkuit BMX di seberang kantor Kelurahan Sebani ini pun selalu ramai. Mulai dari anak jenjang TK, SD, hingga SMP berlatih bersama.

Mereka dengan semangat mengayuh sepeda BMX naik track turun gundukan tanah yang penuh rintangan.

“Tiap sore selalu ramai, anak-anak sepulang ngaji latihan di sini. Kadang yang nggak punya sepeda ya dipinjami, main gantian,” imbuhnya.

Kakek Pasuruan bikin lahan sirkuit BMX.
Anak-anak BMX kini dilatih pelatih profesional di lahan kakek Imam Utomo. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Karena olahraga sepeda ini tergolong cukup ekstrem, kakek Imam tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dia pun mulai berkenalan dengan komunitas sepeda BMX Kota Pasuruan.

Bahkan, kini anak-anak dilatih oleh pelatih BMX profesional. Junaidi, salah satu pelatih, mengatakan, melatih anak-anak bersepeda BMX memang susah-susah gampang. Mantan atlet sepeda berprestasi ini harus telaten mengajari teknik-teknik dasar bersepeda BMX yang benar. Sebab, mengayuh sepeda BMX cukup jauh berbeda dengan bersepeda pada umumnya.

“Tekniknya itu khusus, seperti kayuhannya, harus tahu kapan kencang kapan tidak, lalu keseimbangannya, harus dijaga soalnya tracknya nggak mulus,” ujar Junaidi.

Dia berharap dengan adanya dukungan para orang tua terhadap hobi anaknya bermain sepeda BMX ini, ke depannya bisa berbuah manis. Sebab, Kota Pasuruan sendiri belum punya banyak bibit calon atlet bersepeda yang ber-skill tinggi.

“Ya, harapannya anak-anak ini yang jadi penerus kami, syukur-syukur kalau bisa berprestasi nantinya di dunia BMX,” ujarnya.

Writer: Laoh Mahfud

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Atlet BMXAtlet BMX PasuruanBerita Kabupaten Pasuruan hari iniKabupaten Pasuruan hari iniKisah kakek di Pasuruan bikin sirkuit BMXLahan sirkuit BMX mini di PasuruanOlahraga sepeda BMXSepeda BMXSirkuit BMX mini di Pasuruan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

by Mochamad Abdurrochim
26/06/2026 10:54 PM
0

"Sedih rasanya melihat teman-teman lain berseragam. Tapi saya harus sabar, menepi dulu demi bantu orang tua. Saya jualan es teh....

Sekolah Rakyat.

Menolak Padam, Asa Baru Silvia dan “The Invisible People” dari Bangku Sekolah Rakyat

by Dwi Linda
26/06/2026 5:47 PM
0

"Ada banyak pahlawan dalam kamus hidup Silvia Putri Cahyani, pelajar 14 tahun di Kota Batu, Jawa Timur. Paman dan bibinya,...

Bupati Sidoarjo.

Terharu! Bocah Usia 7 Tahun Luka Bakar 46 Persen, Bupati Sidoarjo Subandi Siapkan Pengobatan hingga Pekerjaan untuk sang Ayah

by Dwi Linda
16/06/2026 9:24 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi menjenguk Izzan, 7, bocah yang mengalami luka bakar hingga 46 persen dan kini...

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Next Post
Persebaya Surabaya.

Kalahkan Tim Papas Atas, Persebaya Surabaya Sikat 2-1 atas Borneo FC

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID