• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sesi konferensi pers ungkap kasus mayat perempuan terbungkus karpet yang digelar di Polres Malang, Jumat (30/4/2021). (Foto: Rizal Adhi Pratama/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Sesi konferensi pers ungkap kasus mayat perempuan terbungkus karpet yang digelar di Polres Malang, Jumat (30/4/2021). (Foto: Rizal Adhi Pratama/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Mayat Terbungkus Karpet di Malang Bukan Korban Pembunuhan Tapi Tersangka Tetap Ada

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Kriminal, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Penemuan mayat perempuan bernama Dewi Lestari (25) warga Dusun Boro Utara, Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang dipastikan bukan korban pembunuhan. Namun, jajaran Satreskrim Polres Malang tetap menetapkan dua orang warga Kepanjen sebagai tersangka yaitu Aziz dan Cahyo.

“Kejadian ini cukup unik, karena ini bukan kasus pembunuhan, tapi apa yang dilakukan kedua tersangka ini adalah salah,” terang Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, saat melakukan pers conference pada Jumat (30/04/2021) di Mapolres Malang.

You might also like

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

05/06/2026 8:11 AM
Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM

Kedua tersangka ini dijadikan tersangka karena dianggap telah melanggar dua pasal yaitu Pasal 359 KUHP dan Pasal 181 KUHP.

“Akhirnya kita tetapkan kedua orang ini sebagai tersangka dengan pelanggaran Pasal 359 KUHP, barangsiapa yang karena kelalaiannya menyebabkan seseorang meninggal dunia akan diancam hukuman sebanyak 5 tahun penjara,” bebernya.

Di Pasal 359 KUHP, ada 3 titik poin utama yang memberatkan kedua tersangka sehingga membuat korban harus kehilangan nyawa.

“Pertama saat di Stadion Kanjuruhan kondisi korban sudah mabuk karena sudah mengkonsumsi Komix sebanyak 15 sachet tapi masih melakukan pembiaran kepada korban untuk meminum arak. Kemudian saat korban dalam kondisi mabuk berat dan korban ingin mengendarai sepeda motor sendiri, tidak ada niatan dari kedua pelaku untuk menghentikan korban. Ketiga yang paling fatal, setelah korban terjatuh langsung dibawa ke rumah Syahrul dan tidak dilakukan upaya perawatan secara medis, padahal sudah jelas kondisi korban sudah kritis,” tegasnya.

Kemudian untuk pasal pelapis yaitu Pasal 181 KUHP kedua tersangka dianggap menyembunyikan keberadaan seseorang yang sudah meninggal dunia.

“Kemudian Pasal 181 KUHP tentang barangsiapa yang menyembunyikan, membawa, atau upaya-upaya lainnya terhadap seseorang yang sudah dinyatakan meninggal dunia dengan maksud tidak baik akan diancam hukuman penjara 9 bulan,” ungkapnya.

“Untuk Pasal 181 KUHP ini karena kita mengetahui meninggalkan korban pada tanggal 20/04/2021 jam 10.00 WIB, tapi tidak ada upaya pemberitahuan kepada keluarga dan kepolisian, hanya dibiarkan begitu saja. Kelihatannya ada maksud untuk disembunyikan ke sebuah gubuk kemudian ada niat dikuburkan secara diam-diam namun tidak terjadi karena mereka ketakutan ditemukan warga,” sambungnya.

Bisa jadi Ada Tersangka Tambahan

Kapolres Malang kelahiran Solok, Sumatera Barat, ini mengatakan jika Syahrul yang menjadi pemilik rumah disembunyikannya korban saat kritis hanya dijadikan saksi. Namun, bisa jadi Syahrul juga akan dijadikan tersangka di kemudian hari.

“Ada kemungkinan beberapa tersangka akan kita tambahkan karena mengacu pada Pasal 531 KUHP bahwa barangsiapa yang mengetahui/menyaksikan orang menghadapi maut dan tidak memberi pertolongan tanpa selayaknya sehingga menimbulkan bahaya dan mengakibatkan orang meninggal dunia,” tandasnya.

“Itu akan bisa dilakukan pidana dilakukan proses lebih lanjut. Ada sekitar 3-4 orang yang akan kita proses lebih lanjut yaitu si pemilik rumah dan beberapa teman yang mengetahui korban ditaruh di rumah Syahrul ini,” imbuhnya.

Kedua tersangka sendiri berhasil diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Malang pada Rabu (28/04/2021) setelah melalui proses pengejaran.

“Pada rabu pagi kedua tersangka berhasil diamankan, tersangkanya Cahyo berhasil kita amankan di rumahnya di Desa Kedungpedaringan. Tidak lama setelah itu Aziz yang bersembunyi di rumah temannya di Desa Sempol, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, bisa kita amankan juga,” ungkapnya.

Setelah melakukan penangkapan, Satreskrim Polres Malang langsung melakukan pra-rekonstruksi untuk mengetahui kronologi yang sesungguhnya.

“Langkah pertama yang kita lakukan adalah melakukan pra-rekonstruksi untuk mengetahui kronologi kejadian yang sesungguhnya. Dengan 4 titik utama kejadian yang pertama adalah di Stadion Kanjuruhan, kemudian di jembatan di Dusun Mlaten, kemudian tempat korban terjatuh dari motor, dan di rumah saudara Syarul,” pungkasnya.

Bukan Pembunuhan, Ini Kronologi Kematian Perempuan Terbungkus Karpet di Malang

Tags: berita malangberita Malang hari iniKabupaten MalangMalangpembunuhan
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jatim Jumat (05/06/2026) didominasi udara kabur dan berawan di banyak wilayah, dengan beberapa daerah dataran tinggi...

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Next Post
Sosok semasa hidup Dewi Lestari (25), mayat perempuan terbungkus karpet yang ditemukan di Kepanjen., Malang (Foto: Istimewa)

Sosok Mayat Perempuan Terbungkus Karpet di Malang: Pemandu Lagu Freelance

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID