Tugujatim.id – Luka inner child jadi salah satu istilah yang sering digunakan dalam konteks psikologi dan pertumbuhan pribadi. Istilah ini mengacu pada trauma emosional atau pengalaman negatif yang pernah dialami seseorang saat masa kecil. Lalu apa sih penyebabnya?
Ya, luka inner child dapat berdampak jangka panjang pada kesejahteraan mental dan emosional seseorang saat dewasa. Tapi, kamu perlu mengenali beberapa jenis luka inner child, penyebab, dan cara mengatasinya. Simak ya!
1. Penelantaran Emosional
Luka ini timbul karena sering diabaikan oleh orang terdekat atau bahkan orang lain saat masih kecil.
Bentuk pengabaiannya pun bisa secara fisik dan emosional. Contohnya, jarang menerima apresiasi dari orang tua atau orang terdekat, pendapatnya tidak pernah didengarkan, tidak pernah dilindungi, dan sikap diabaikan lainnya. Dampaknya, anak menjadi pasif dan suka memendam perasaan.
2. Perpisahan atau Pernah Ditinggalkan Orang Tua
Luka inner child timbul karena pernah ditinggalkan atau berpisah oleh orang terdekatnya. Seperti perceraian, kematian, sering ditinggal sendirian di rumah, dan masih banyak lagi.
Perceraian orang tua atau kematian dari salah satu orang tua bisa menjadi penyebab luka inner child karena perubahan besar dalam kehidupan keluarga. Dampak negatifnya, orang yang mengalami jenis luka ini biasanya selalu merasa takut ditinggalkan orang tersayang. Selain itu, mereka juga suka meninggalkan orang yang lagi tertimpa masalah.
Baca Juga: Panggon Ngombe, Minuman Kekinian Bondowoso yang Makin Diminati Masyarakat
3. Penyiksaan Psikologis
Perlakuan yang merendahkan, penghinaan, atau manipulasi psikologis oleh orang tua atau pengasuh juga dapat mengakibatkan luka inner child. Dampak bagi anak yang mengalami inner child jenis ini adalah dapat menimbulkan rasa kecemasan dalam interaksi sosial. Hal ini akan mengakibatkan seseorang menjadi rendah diri dan kurang percaya diri.
4. Ketidakstabilan Rumah Tangga
Ketegangan konstan, konflik, atau perubahan yang sering dalam rumah tangga dapat menciptakan luka inner child lho. Jadi hati-hati ya!
5. Finansial Tak Aman
Ketidakamanan finansial dalam keluarga bisa mengakibatkan rasa takut dan kekhawatiran pada anak, yang kemudian bisa menjadi luka inner child. Penting untuk diingat bahwa setiap individu mungkin memiliki pengalaman dan luka yang berbeda-beda.
Pengobatan psikologis seperti terapi dapat membantu seseorang mengatasi dan menyembuhkan luka inner child untuk mencapai kesejahteraan emosional yang lebih baik.
Writer: Hasna Muna Mufidah (Magang)
Editor: Dwi Lindawati








