• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Musisi asal Malang, Sal Priadi yang mengirim pesan lewat papan reklame atau baliho di salah satu sudut di Kota Malang karena tak bisa mudik. (Foto: Instagram/@____saldi)

Musisi asal Malang, Sal Priadi yang mengirim pesan lewat papan reklame atau baliho di salah satu sudut di Kota Malang karena tak bisa mudik. (Foto: Instagram/@____saldi)

Cerita Sal Priadi yang Tulis Pesan di Baliho karena Tak Bisa Mudik: Rindu Cium Tangan Ibu

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Entertainment, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Musisi kaliber nasional asal Malang, Sal Priadi menyampaikan isi hati dan rindu akan kampung halaman dengan cara yang tak biasa. Ia menuliskn pesan tersebut di sebuah papan reklame atau baliho di salah satu sudut di Kota Malang, tepatnya di Jalan Semeru dekat Stadion Gajayana, Kota Malang.

Apa yang membuat Sal Priadi melakukan hal itu? Ternyata pria bernama lengkap Salmantyo Ashrizky Priadi ini sudah mengaku rindu berat untuk mencium tangan ibunya. Terhitung, Sal Priadi yang sudah 2 tahun ini gagal mudik lantaran situasi pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

Ditambah, di momen Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah tahun 2021 ini, pemerintah memberlakukan pelarangan kegiatan mudik. Kebijakan ini menjadi pukulan tersendiri bagi mereka yang gagal melepas rindu di kampung halaman, termasuk Sal Priadi.

Papan reklame isi surat rindu Sal Priadi di sudut Jalan Semeru Stadion Gajayana Kota Malang. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Jatim)
Papan reklame isi surat rindu Sal Priadi di sudut Jalan Semeru Stadion Gajayana Kota Malang. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Jatim)

”Rindu banget pas mudik itu waktu mencium tangan ibuku. Lalu berjumpa dengan adikku dan juga teman-teman saya di Malang. Idul Fitri gak di Kota Malang itu rasanya aneh banget,” ungkapnya dihubungi reporter, Minggu (9/5/2021).

Kegundahan itu selain dia ungkapkan lewat papan reklame, juga dia karyakan lewat lagu berjudul ‘Bulan yang Baik’. Lirik-liriknya juga berisi seputar kenangan dia saat bulan yang fitri dan penuh kebersamaan itu.

Soal gagasan menumpahkan kerinduan lewat papan reklame, kata dia, terbersit begitu saja dipikirannya. Pria yang akrab disapa Ziky ini merasa apa yang dia rasakan saat ini pasti juga dirasakan semua orang, tanpa terkecuali.

”Akhirnya lahir ide bikin itu dan ternyata responnya positif banget. Ya jadi lewat situ, kita semua berbagi keresahan yang sama dan bisa saling menguatkan. Semoga keadaan (pandemi) ini segera membaik,” tuturnya.

Ia menuturkan, surat kangen reklame ini hanya dipasang di 1 titik di kota kelahirannya itu. Di Kota Malang, dia menitipkan salam pada ibu dan adik perempuannya juga sahabat-sahabatnya yang rerata memang ada di Malang. ”Aku titip pesan untuk ibu, adik, keluarga dan teman-temanku di Malang,” pesannya.

Diketahui, postingan ini menuai reaksi haru para penggemarnya dan warganet. Mereka ikut berbagi kesedihan yang sama dan pula sebagian warganet mencoba menghibur dan menyemangati Sal Priadi. Bahkan Wali Kota Malang Sutiaji pun tak ketinggalan ikut berkomentar. ”Sehat Selalu 👍🏼,” tulis Sutiaji.

Papan reklame isi surat rindu Sal Priadi di sudut Jalan Semeru Stadion Gajayana Kota Malang. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Jatim)
Papan reklame isi surat rindu Sal Priadi di sudut Jalan Semeru Stadion Gajayana Kota Malang. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Jatim)

Berikut isi pesan rindu Sal Priadi kepada kota kelahirannya, keluarga dan sahabat-sahabatnya.

”2 tahun ga oleh mudik

Kangen ibuku, adekku, keluargaku, konco-koncoku.

Rioyoan gak ndek kotaku dewe.

Rasane yokpo ngono.

Yo tapi tapi yokpo maneh.

Dungakno keadaan e semakin kipa.

Ndang mulih Malang.

Sehat-sehat terus yo Rek!

Love you all, Sal Priadi,” demikian pesan Sal Priadi pada baliho tersebut dalam Bahasa Jawa.

Tags: Kota MalangMalangmusisiSal Priadi
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Mengenal Bipang Ambawang, Makanan Khas Kalimantan yang Direkomendasikan Jokowi

Mengenal Bipang Ambawang, Makanan Khas Kalimantan yang Direkomendasikan Jokowi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID