• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kebakaran Gunung Lawu.

Ilustrasi kebakaran hutan. (Foto: Unsplash)

Kebakaran Gunung Lawu Capai 2.000 Hektare, BPBD Jatim Optimalkan Water Bombing untuk Pemadaman

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemadaman karhutla di Gunung Lawu masih terus diupayakan oleh pihak terkait, termasuk BPBD Jawa Timur. Untuk pemadaman kebakaran Gunung Lawu, petugas memaksimalkan water bombing.

Kepala BPBD Jatim Gatot Soebroto mengatakan, hingga Senin (09/10/2023), total luas lahan yang terbakar yakni mencapai 2.000 hektare.

You might also like

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

20/07/2026 2:30 PM
Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

18/07/2026 4:04 PM

“Kerugian wilayah yang terbakar sudah mencapai 2.000 hektare, tapi yang tersisa belum dihitung detail sama teman-teman Perhutani,” kata Gatot Soebroto.

Untuk di Magetan sendiri, lahan yang terbakar mencapai 1.700 hektare dan Ngawi 1.300 hektare.

Sementara itu, per 10 Oktober 2023, untuk ilaran dan sekat bakar yang sudah dibuat yakni mencapai ±9.607 meter yang berada di perbatan Jabung-Karanggupito, Ngiliran, Sukowidi-Tapak sampai Getasanyar.

Dia mengatakan, upaya pemadaman hingga kini masih dilakukan dengan mengoptimalkan water bombing.

“Kalau heli (water bombing) setiap hari beroperasi, hanya melihat cuaca. Muter dari Karanganyar, Ngawi, dan Magetan,” jelasnya.

Namun, cuaca dan kabut asap masih menjadi kendala utama bagi pengoperasian water bombing untuk mengatasi kebakaran Gunung Lawu. Jadi, BPBD Jatim melakukan alternatif pemadaman via darat dengan penambahan jumlah relawan.

“Kalau water bombing tidak bisa, kami upayakan tim darat. Jadi, penambahan relawan dan peralatan. Kendala kabut dan angin kencang itu jadi kendala heli sehingga tidak bisa beroperasi kalau gelap,” ucapnya.

Dari upaya tersebut, Gatot menuturkan, saat ini kebakaran Gunung Lawu di wilayah Ngawi sudah mulai berkurang. Namun, pemadaman masih terus dilakukan di wilayah Karanganyar dan Magetan.

“Untuk Karanganyar sering terjadi cuaca yang berubah-ubah, jadi agak sulit untuk pemadamannya sehingga heli kami geser ke Karanganyar untuk water bombing ke wilayah tersebut. Juga untuk wilayah Magetan,” bebernya.

Sementara itu, dia juga mengatakan jika hingga saat ini kebakaran hutan di Gunung Lawu masih belum diketahui penyebabnya.

“Penyebab masih diselidiki oleh teman-teman Polri,” ujarnya.

Kebakaran di Gunung Lawu.
Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto (Foto: Aini for Tugu Jatim)

Terpisah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau di monitoring kebakaran Gunung Lawu pada Selasa (10/10/2023), mengatakan, Pemprov Jatim akan melakukan aeroseeding. Namun, masih akan menjalani pembahasan lebih lanjut mengingat akan ada assesment terkait topografi wilayah dan jenis bibit tanaman yang akan disebar.

“Jadi memang aeroseeding ini karena keterjalan area sehingga perlu dilakukan penyebaran bibit tanaman melalui udara. Jadi sekali lagi saya sampaikan bahwa daya dukung alam dan daya dukung lingkungan harus tetap kami maksimalkan dan dijaga bersama,” ujar Khofifah.

Sebagai informasi, berdasarkan data dari BPBD Jatim, untuk lokasi karhutla Gunung Lawu ini sendiri berada di Petak 28, 39, 40, 41, 42, RPH Manyul, BKPH Lawu Utara, Desa Giri Mulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi.

Kemudian Petak 30 RPH Ngetrep, BKPH Lawu Utara, Desa Giri Mulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, serta Desa Jabung, Desa Ngiliran, Desa Sukowidi, dan Desa Tapak, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. Sedangkan luas area Gunung Lawu yang terbakar ± 2.041 ha.

Writer: Izzatun Najibah

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Surabaya hari iniBPBD Jawa TimurGunung LawuGunung Lawu terbakarKarhutla di Gunung LawuKebakaran di Gunung LawuKebakaran hutan Gunung LawuKebakaran lahan di Gunung LawuKota Surabaya hari ini
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 2:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Banyaknya tumpukan sampah menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

TNI AD

Gudang Pusat Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Berikut Kronologi Kejadian dan Korban Tewas

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 8:55 PM
0

MADIUN, Tugujatim.id – Gudang Amunisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meledak pada...

CR-V.

5 Korban Tewas Kecelakaan Maut Tol Pandaan-Malang, Sopir Honda CR-V Hantam Truk Parkir Diduga Microsleep

by Dwi Linda
16/07/2026 3:17 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil dan truk terjadi di jalan Tol Pandaan-Malang KM 71/B, tepat di wilayah...

Next Post
MTQ ke-XXX.

Prestasi Kafilah Merosot, Ketua LPTQ Tuban: MTQ Ke-XXX Jatim Jadi Pengalaman Berharga

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID