• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kebakaran Gunung Lawu.

Ilustrasi kebakaran hutan. (Foto: Unsplash)

Kebakaran Gunung Lawu Capai 2.000 Hektare, BPBD Jatim Optimalkan Water Bombing untuk Pemadaman

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemadaman karhutla di Gunung Lawu masih terus diupayakan oleh pihak terkait, termasuk BPBD Jawa Timur. Untuk pemadaman kebakaran Gunung Lawu, petugas memaksimalkan water bombing.

Kepala BPBD Jatim Gatot Soebroto mengatakan, hingga Senin (09/10/2023), total luas lahan yang terbakar yakni mencapai 2.000 hektare.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM

“Kerugian wilayah yang terbakar sudah mencapai 2.000 hektare, tapi yang tersisa belum dihitung detail sama teman-teman Perhutani,” kata Gatot Soebroto.

Untuk di Magetan sendiri, lahan yang terbakar mencapai 1.700 hektare dan Ngawi 1.300 hektare.

Sementara itu, per 10 Oktober 2023, untuk ilaran dan sekat bakar yang sudah dibuat yakni mencapai ±9.607 meter yang berada di perbatan Jabung-Karanggupito, Ngiliran, Sukowidi-Tapak sampai Getasanyar.

Dia mengatakan, upaya pemadaman hingga kini masih dilakukan dengan mengoptimalkan water bombing.

“Kalau heli (water bombing) setiap hari beroperasi, hanya melihat cuaca. Muter dari Karanganyar, Ngawi, dan Magetan,” jelasnya.

Namun, cuaca dan kabut asap masih menjadi kendala utama bagi pengoperasian water bombing untuk mengatasi kebakaran Gunung Lawu. Jadi, BPBD Jatim melakukan alternatif pemadaman via darat dengan penambahan jumlah relawan.

“Kalau water bombing tidak bisa, kami upayakan tim darat. Jadi, penambahan relawan dan peralatan. Kendala kabut dan angin kencang itu jadi kendala heli sehingga tidak bisa beroperasi kalau gelap,” ucapnya.

Dari upaya tersebut, Gatot menuturkan, saat ini kebakaran Gunung Lawu di wilayah Ngawi sudah mulai berkurang. Namun, pemadaman masih terus dilakukan di wilayah Karanganyar dan Magetan.

“Untuk Karanganyar sering terjadi cuaca yang berubah-ubah, jadi agak sulit untuk pemadamannya sehingga heli kami geser ke Karanganyar untuk water bombing ke wilayah tersebut. Juga untuk wilayah Magetan,” bebernya.

Sementara itu, dia juga mengatakan jika hingga saat ini kebakaran hutan di Gunung Lawu masih belum diketahui penyebabnya.

“Penyebab masih diselidiki oleh teman-teman Polri,” ujarnya.

Kebakaran di Gunung Lawu.
Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto (Foto: Aini for Tugu Jatim)

Terpisah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau di monitoring kebakaran Gunung Lawu pada Selasa (10/10/2023), mengatakan, Pemprov Jatim akan melakukan aeroseeding. Namun, masih akan menjalani pembahasan lebih lanjut mengingat akan ada assesment terkait topografi wilayah dan jenis bibit tanaman yang akan disebar.

“Jadi memang aeroseeding ini karena keterjalan area sehingga perlu dilakukan penyebaran bibit tanaman melalui udara. Jadi sekali lagi saya sampaikan bahwa daya dukung alam dan daya dukung lingkungan harus tetap kami maksimalkan dan dijaga bersama,” ujar Khofifah.

Sebagai informasi, berdasarkan data dari BPBD Jatim, untuk lokasi karhutla Gunung Lawu ini sendiri berada di Petak 28, 39, 40, 41, 42, RPH Manyul, BKPH Lawu Utara, Desa Giri Mulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi.

Kemudian Petak 30 RPH Ngetrep, BKPH Lawu Utara, Desa Giri Mulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, serta Desa Jabung, Desa Ngiliran, Desa Sukowidi, dan Desa Tapak, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. Sedangkan luas area Gunung Lawu yang terbakar ± 2.041 ha.

Writer: Izzatun Najibah

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Surabaya hari iniBPBD Jawa TimurGunung LawuGunung Lawu terbakarKarhutla di Gunung LawuKebakaran di Gunung LawuKebakaran hutan Gunung LawuKebakaran lahan di Gunung LawuKota Surabaya hari ini
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Lansia di Surabaya.

Ruko Terbakar, Lansia di Surabaya Jadi Korban Tewas Diduga Hirup Asap Pekat saat Selamatkan Diri

by Dwi Linda
31/05/2026 7:55 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Rumah toko (ruko) dua lantai di Jalan Sidoyoso IV Nomor 51, Kelurahan dan Kecamatan Simokerto, Surabaya, Minggu...

Truk parkir.

Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir di Lawang Malang, Ini Kronologinya!

by Dwi Linda
31/05/2026 5:05 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kecelakaan maut melibatkan pemotor vs truk parkir terjadi di Jalan Raya Dr Sutomo, Desa Turirejo, Kecamatan Lawang,...

Next Post
MTQ ke-XXX.

Prestasi Kafilah Merosot, Ketua LPTQ Tuban: MTQ Ke-XXX Jatim Jadi Pengalaman Berharga

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID