• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dosen Unim Mojokerto.

Ilustrasi belanja online. (Foto: Freepik)

Berawal TikTok Shop di Indonesia Ditutup, Begini Respons Dosen Unim Mojokerto jika Seluruh Marketplace Tutup

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – TikTok Shop di Indonesia memang resmi berhenti beroperasi sejak 4 Oktober 2023, pukul 17.00 WIB. Artinya, sudah sepekan lebih TikTok Shop tidak bisa diakses oleh penggunanya di Tanah Air. Melihat kebijakan itu, dosen Unim Mojokerto pun angkat bicara.

Kebijakan menutup TikTok Shop di Indonesia, kondisi ini tentu membuat sejumlah orang beralih ke beberapa pilihan marketplace yang tersedia. Namun, belakangan kembali viral bahwa ada sejumlah pedagang menuntut pemerintah untuk menutup aplikasi marketplace seperti Shopee maupun Lazada.

You might also like

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

13/06/2026 12:15 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Para penjual barang jadi di pasar tradisional ini beralasan bahwa omzet mereka terjun bebas karena hadirnya aplikasi belanja online tersebut.

Hal ini turut memantik perhatian dosen Unim Mojokerto Eny Setyariningsih. Menurut Eny, kehadiran marketplace merupakan sesuatu yang wajar, bahkan tidak bisa ditolak. Tidak hanya itu, platform digital seperti marketplace menawarkan begitu banyak kelebihan.

“Marketplace itu merupakan sarana, wadah, dan fasilitas yang sangat menjanjikan bagi seseorang atau pelaku usaha untuk mempromosikan, menjual, atau bertransaksi produk berupa barang dan jasa dalam jangkauan geografis dan waktu yang tidak terbatas,” ujar Eny, Jumat (13/10/2023).

Selain menawarkan kelebihan kepada penjual, marketplace juga memberi kemudahan bagi konsumen. Terlebih ada pergeseran kebiasaan dan gaya hidup masyarakat karena pengaruh dari perkembangan teknologi.

“Gaya hidup masyarakat secara umum sudah bergeser secara drastis. Tentu untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya berusaha dipenuhi tanpa harus datang ke tempat belanja secara langsung. Karena itu, platform digital seperti marketplace merupakan salah satu alat untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat secara umum,” imbuh Eny.

Sementara saat disinggung tentang kondisi ekstrem seperti andai seluruh marketplace tutup, Eny menjelaskan, ada pergeseran besar andai hal tersebut benar-benar terjadi. Seperti penjual retail harus menjalin kemitraan dengan penjual besar agar dapat menembus pasar ekspor. Tentu hal ini disertai dengan beberapa catatan.

“Kalau tidak ada marketplace, bisa saja penjual retail mengekspor jualan ke luar negeri. Pastinya dengan catatan bahwa kualitas, kuantitas, serta kontinuitas produk harus terjaga,” beber Eny.

Tidak hanya itu, keputusan menutup seluruh marketplace juga membutuhkan analisis strategi yang mendalam. Seperti kebijakan pelaku usaha bermitra dengan pelaku usaha lain.

“Nah, andai tidak ada lagi marketplace, maka semua akan kembali kepada sistem perdagangan tradisional dengan segala macam keterbatasan. Ini bisa menjadi sebab kemunduran kegiatan perekonomian nasional,” ujar Eny.

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Unim MojokertoBerita Unim Mojokerto terbaruDosen di Unim MojokertoDosen Unim Mojokerto soal TikTok ShopMarketplace di IndonesiaPenutupan marketplace di IndonesiaPenutupan TikTok ShopTikTok Shop ditutup
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

by Dwi Linda
13/06/2026 12:15 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait resmi menyelesaikan studi doktoralnya di Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

Jember

Oplah Jangkau 12 Ribu Hektare, Jember Genjot Produksi Pangan Lewat Modernisasi Pertanian

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sektor pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah), Irigasi Perpompaan (Irpom), serta modernisasi...

ASN

Pemkab Jember Libatkan 22 Ribu ASN untuk Perkuat Branding Daerah di Ruang Digital

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 5:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mulai mengoptimalkan kekuatan komunikasi digital untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih...

Next Post
Historiografi Parlemen Kota Malang.

Belum Miliki Sejarah Sendiri, Historiografi Parlemen Kota Malang Bakal Diwujudkan untuk Literatur Generasi Muda

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID