SURABAYA, Tugujatim.id – Hari Dokter Nasional akan diperingati pada 24 Oktober 2023. Di tanggal yang sama, merupakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 tahun organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Bertemakan “Memperkuat Ikatan Tradisi Luhur Bersatu dan Mengabdi untuk Rakyat Indonesia”, peringatan Hari Dokter Indonesia akan digelar di Lamongan, Jawa Timur. Dijadwalkan, puluhan ribu dokter seluruh Indonesia akan hadir dalam peringatan tersebut.
Ketua panitia, Budi Himawan mengatakan, sejumlah kegiatan bhakti sosial akan digelar untuk membantu masyarakat. Namun, fokus utama dalam kegiatan tersebut adalah penyelesaian masalah stunting.
“Puncak peringatan ini memang di Lamongan tapi untuk rangkaian acaranya itu di tiap kabupaten wilayah IDI seluruh Indonesia juga ada kegiatan yang core-nya hampir sama yaitu terkait stunting,” katanya, di sekretariat IDI Surabaya, pada Kamis (19/10/2023).
Ia mengatakan, saat ini kasus stunting di Indonesia masih berada di angka 27 persen. Sementara itu, pada 2045, Presiden Joko Widodo menargetkan angka stunting di Indonesia yakni 14 persen.
“Masih di kisaran memang sudah di bawah 30 tapi masih 27 sekian persen. Sehingga agar supaya penanganan stunting ini bisa menjadi sebuah program kolaborasi antara Ikatan Dokter Indonesia dengan pemerintah daerah di seluruh Indonesia,” jelasnya.
“Sehingga itu menjadi concern kami sebagai organisasi profesi. Ke depan kita harapkan ini menjadi tema kebersamaan kami sebagai dokter untuk mengangkat hal itu di daerah masing-masing, sehingga stunting yang menjadi program prioritas pemerintah ini bisa kami kolaborasikan dengan daerah untuk menurunkan angka stunting,” sambungnya.
Kemudian, program kesehatan lainnya yang diselenggarakan yakni pengobatan gratis spesialistik di 32 puskesmas. “Pengobatan dokter spesialistik itu kita melibatkan hampir 200 dokter spesialis setiap puskesmas. Nanti dari 32 itu ada sekitar lima sampai enam spesialis yang akan terlibat melayani kurang lebih sekitar 200 pasien,” jelas dokter yang juga menjabat sebagai Ketua IDI Lamongan tersebut.
Selain itu, IDI juga menggelar festival olahraga yang diikuti oleh 200 atlet dan dokter seluruh Indonesia. Cabor yang dipertandingkan yakni badminton, tenis meja, dan futsal.
Kemudian, malamnya akan ada bazar yang menggelar sembako murah. Lima ton beras akan digelontorkan dalam kegiatan ini. Selain itu, UMKM dan kuliner serta konser musik juga bisa dinikmati oleh masyarakat Lamongan dan sekitarnya. Pusatnya yakni di Alun-alun Kota Lamongan.
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti