• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pupuk organik.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama petani Desa Karangtinoto, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, saat panen raya pada Rabu (01/11/2023). (Foto: dok. Humas Pemprov Jatim)

Panen Raya di Tuban, Khofifah Takjub Hasil Pupuk Organik Tingkatkan Produksi Padi dan Harga Jual

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky melaksanakan panen raya padi di lahan pertanian Desa Karangtinoto, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Rabu (01/11/2023). Panen raya ini hasil penggunaan pupuk organik.

Gubernur Khofifah memanen padi jenis Inpari 50 di lahan sawah seluas 380 ha dengan produksi rata-rata per hektare, bisa mencapai 11 ton gabah kering panen (GKP).

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

Khofifah mengatakan, pihaknya sangat takjub dengan hasil produksi padi di Kabupaten Tuban, khususnya pada panen raya kali ini. Sebab, ada kesadaran kolektif kelompok tani untuk bisa memakai pupuk organik. Mantan menteri sosial ini juga menyampaikan dengan komposisi 1:6 pupuk kimia dan organik, banyak sekali kelebihan dari penggunaannya. Seperti unsur hara tanah bisa terjaga. Proses pengolahan tanah jika kimia ke kimia semakin lama mengeras dan haranya makin turun.

“Ada hal menarik lainnya. Jika beralih dari kimia ke pupuk organik, biasanya produksi menurun dulu. Dipanen selanjutnya baru naik. Beda yang di sini. Setelah peralihan dengan penggunaan organik, langsung naik hasilnya,” ucap Khofifah.

Dia menyarankan, pertanian di Tuban ini menjadi referensi baru bagi gabungan kelompok tani (gapoktan) lainnya di Jawa Timur. Bahwa memakai pupuk organik, hasilnya lebih menguntungkan.

Bandingkan seperti yang ada di Desa Karangtinoto, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, ini dari hasil panen sebelumnya menggunakan pupuk kimia, mencapai produksi maksimal 7 ton saja. Namun setelah sedikit ada peralihan dengan mencampurkan juga pupuk organik bisa mencapai 12 ton.

“Alhamdulillah luar biasa hasilnya. Ini patut jadi contoh oleh petani lainnya. Tidak hanya di Jawa Timur saja, tapi daerah lainnya. Menggunakan organik pas operasional turun. Tapi, hasilnya meningkat,” ucap perempuan yang juga menjabat ketua Umum Muslimat NU ini.

Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengatakan tidak ada hambatan berarti dalam panen Tuban, khususnya di sekitar bantaran Sungai Bengawan Solo. Hal tersebut, dia menyebutkan, karena skill para petani yang sudah mumpuni.

“Di sini, tidak kemarau tetap bisa menanam. Karena kelompok taninya sudah melakukan manajemen pertanian sangat bagus. Salah satu yang dilakukan adalah memaksimalkan hibah dari Bengawan Solo yang dialirkan ke sini dan juga penggunaan organik seperti kata Bu Gubernur tadi,” katanya.

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniGubernur Jawa Timur Khofifah Indar ParawansaKabupaten Tuban hari iniPanen raya di TubanPetani penghasil padi pupuk organik di TubanPetani Tuban pakai pupuk organik
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
Piala Dunia U-17.

Larang Bawa Kendaraan di Piala Dunia U-17, Dishub Surabaya Sediakan Shuttle Bus Gratis untuk Penonton

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID