MALANG, Tugujatim.id – Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Malang telah membahas rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2024 pada Kamis (02/11/2023). Juru bicara Badan Anggaran DPRD Kota Malang Ahmad Wanedi mengatakan, ada 10 saran yang harus diperhatikan pihak eksekutif atau pemkot.
Saran pertama DPRD Kota Malang, pemkot diminta untuk terus melangkah dengan serius melalui terobosan untuk bisa memenuhi target pendapatan asli saerah (PAD). Kedua, pemanfaatan aset-aset yang berpotensi harus dilakukan oleh Pemkot Malang sehingga meningkatkan potensi PAD.
Ketiga, Pemkot Malang diminta memperbaiki pencapaian kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hal ini mengingat adanya tambahan transfer pusat sebanyak Rp144 miliar.

Keempat, prioritas belanja daerah tahun anggaran 2024 harus diperhatikan, utamanya untuk memenuhi indeks kinerja utama (IKU), standar pelayanan minimal (SPM), hasil musrenbang dan pokok-pokok pikiran DPRD Kota Malang.
Kelima, Pemkot Malang diminta memperhatikan dampak penurunan proyeksi pendapatan karena berdampak terhadap belanja modal. Meski begitu, belanja pegawai masih relatif tinggi.
Keenam, Banggar DPRD Kota Malang menekankan optimalisasi pendapatan daerah untuk menutup defisit proyeksi pendapatan daerah. Pemkot Malang juga diminta memaksimalkan silpa tahun sebelumnya.
Ketujuh, pergeseran anggaran belanja antar program perangkat daerah harus dilakukan sesuai kesepakatan bersama legislatif. Kedelapan, legislatif meminta Pemkot Malang untuk memastikan keberlangsungan program UHC dengan mengawasi terhadap validitas sasaran penerima manfaat.
Kesembilan, Pemkot Malang disarankan memastikan bantuan operasional sekolah dasar (bosda) dapat diakomodasi dalam APBD 2024 sebagai bentuk hadirnya pemerintah dalam bidang pendidikan untuk warga Kota Malang.

Kesepuluh, Wanedi menyatakan perlunya penambahan lahan pemakaman di Kota Malang.
“Kesepuluh ini tidak tertulis, tapi saya sampaikan langsung. Perlu adanya penambahan lahan makam di Kota Malang,” ujar Wanedi.
Atas saran-saran tersebut, Wahyu Hidayat menegaskan pihaknya akan berkomitmen.
“Kalau untuk makam, telah kami pertimbangkan. Kami rencanakan membuka dua titik di Karang Besuki dan Madyopuro,” ujar Wahyu. (adv)
Writer: Yona Arianto
Editor: Dwi Lindawati