• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pesawat Super Tucano.

Warga saat kerja bakti membersihkan jalur evakuasi menuju lokasi bangkai pesawat TNI-AU jenis Super Tucano yang jatuh di Bukit Kundi Kabupaten Pasuruan. (Foto: dok warga)

Evakuasi Jalur Udara Bangkai Pesawat Super Tucano di Pasuruan Sulit, Warga Buka Jalur Tembus Hutan

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Evakuasi bangkai dua pesawat Super Tucano yang jatuh di Kabupaten Pasuruan masih terus dilakukan tim gabungan TNI-AU. Saking sulitnya akses jalur evakuasi, warga sekitar bahkan ikut turun tangan membantu buka jalur evakuasi yang berada di tengah belantara hutan.

Upaya kerja bakti membuka akses jalur evakuasi pesawat latih TNI-AU ini dilakukan puluhan warga sekitar sejak Rabu (23/11/2023).

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

Camat Tosari Hendi Candra Wijaya mengatakan, kerja bakti ini melibatkan warga dari 8 desa di wilayah Kecamatan Tosari. Tidak kurang dari 80 warga yang ikut serta kegiatan sosial ini.

“Dari satu desa pokoknya kami kerahkan sekitar 10 orang,” ujar Hendi pada Kamis (23/11/2023).

Evakuasi pesawat Super Tucano.
Warga saat istirahat usai membuka jalur evakuasi menuju lokasi bangkai pesawat TNI-AU jenis Super Tucano yang jatuh di Bukit Kundi Kabupaten Pasuruan. (Foto: dok warga)

Hendi menjelaskan, kerja bakti ini dilakukan dalam rangka mempermudah akses jalur evakuasi bangkai pesawat Super Tucano.

Utamanya, serpihan pesawat bernomor ekor sayap TT 3111 yang jatuh di Bukit Kundi, tepatnya di perbatasan Desa Wonorejo, Kecamatan Lumbang. Hendi menyebut berdasarkan hasil koordinasi terakhir, disimpulkan bahwa evakuasi melalui jalur udara berpotensi sangat kecil dilakukan.

“Evakuasi jalur udara sepertinya tidak memungkinkan karena cuaca, jalur yang paling memadai ya lewat darat, tapi perlu dibersihkan aksesnya,” ungkapnya.

Hendy menjelaskan, jalur yang sementara ini digunakan untuk evakuasi benar-benar jalur baru yang berada di tengah hutan belantara. Sebelumnya jalur tersebut tidak pernah sama sekali dilewati atau menjadi tempat aktivitas warga.

“Itu kan wilayah hutan konservasi di bawah pengelolaan TNBTS, jadi setelah evakuasi selesai pun jalur itu tidak bisa digunakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengatakan, pihaknya membantu menyiapkan peralatan yang diperlukan warga untuk membersihkan jalur evakuasi.

“Kalau kami support alat-alat untuk buka jalur, seperti senso atau gergaji dan sebagainya,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, jatuhnya dua pesawat TNI-AU menurut kesaksian warga terjadi pada Kamis (16/11/2023), sekitar pukul 11.00 WIB. Kesaksian warga sekitar sempat melihat empat pesawat terbang di langit, sebelum akhirnya diduga ada ledakan keras yang terdengar hingga belasan kilometer.

Evakuasi pesawat Super Tucano di Pasuruan.
Medan yang sulit saat membuka jalur evakuasi menuju lokasi bangkai pesawat TNI-AU jenis Super Tucano yang jatuh di Bukit Kundi Kabupaten Pasuruan. (Foto: dok warga)

Dua pesawat jenis Super Tucano ini diduga jatuh di dua lokasi berbeda. Lokasi pertama tempat jatuhnya pesawat dengan nomor ekor TT 3013 berada di bawah tebing kawasan perhutani di Desa Keduwung, Kecamatan Puspo. Adapun lokasi kedua jatuhnya pesawat dengan nomor ekor TT 3111 berada di bukit Kundi. Tepatnya di perbatasan antara Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo dengan Desa Wonorejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan.

Insiden pesawat latih TNI-AU yang jatuh ini memakan korban jiwa empat perwira TNI-AU yang berdinas di Lanud Abdulrachman Saleh. Yakni Letkol Pnb Sandhra Gunawan, Kolonel Adm Widiono, Mayor Pnb Yuda A. Seta, dan Kolonel Pnb Subhan.

Pada Jumat (17/11/2023), Tim Investigasi TNI-AU juga telah menemukan Flight Data Recorder (FDR) dari dua pesawat Super Tucano yang jatuh di Kabupaten Pasuruan. FDR dua pesawat latih tersebut kini telah dibawa ke Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, untuk dilakukan pembacaan data penerbangan guna mengungkap penyebab pasti jatuhnya pesawat.

Hingga saat ini tim gabungan yang dikoordinasi TNI-AU masih terus melakukan upaya evakuasi bangkai dari dua pesawat ini.

Writer: Laoh Mahfud

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Pasuruan hari iniEvakuasi pesawat Super TucanoInsiden pesawat TNI-AU jatuhKabupaten Pasuruan hari iniKecelakaan pesawat TNI-AUKorban tewas pesawat Super TucanoPesawat Super Tucano jatuh di PasuruanSuper Tucano EMB-314Update kecelakaan pesawat TNI-AU di Pasuruan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
Bakso Sritikah.

Modal Rp120 Ribu, Bakso Sritikah Bisa Tembus Pasar Internasional hingga Hongkong

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID