BOJONEGORO, Tugujatim.id – Serabi merupakan makanan tradisional di Indonesia yang memiliki rasa khas dan unik. Biasanya jajanan ini memiliki rasa yang bervariasi, tergantung dari daerah asal. Di Bojonegoro, jajanan dari bahan dasar tepung beras dan santan ini disajikan dengan tambahan pisang sebagai toping.
Hal itulah yang dilakukan Resdiana, ibu rumah tangga asal Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Bahkan, dirinya mampu meraup omzet hingga Rp 5-6 juta per buln dari usahanya mengelola serabi santan dengan pisang. Salah satu trik pemasaran kuliner buatannya yang ia lakukan yakni memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, yakni pemasaran melalui media sosial.
Lantas, bagaimana awal mula kisah Resdiana ini merintis usaha?
Berdasarkan penuturannya, ia telah menggeluti usahanya ini sejak tahun 2015 silam. Pada awal-awal tersebut, sebenarnya serabi itu hanya untuk dikonsumsi sendiri bersama keluarga. Lantaran respon keluarga sangat baik, akhirnya Resdiana mengembangkannya menjadi sebuah usaha.
“Awalnya saya nyoba buat lalu saya makan sendiri dan untuk keluarga, kata keluarga saya rasanya nikmat. Saya kemudian coba jajakan sedikit demi sedikit,” ujar Resdiana.
Inovasi Terus Tambah Varian Rasa, Pasarkan ke Media Sosial
Dari waktu ke waktu, usahanya terus berkembang. Untuk lebih menarik minat pembeli, ia berinovasi dan menambahkan varian rasa pada serabinya, yakni coklat dan pisang.
“Namun, pembeli juga bisa memesan rasa sesuai selera mereka,” imbuhnya.
Satu porsi serabi dijual Resdiana dengan harga Rp 3 ribu. Dengan harga yang bersahabat di kantong tersebut, Resdiana mampu menghabiskan 7 hingga 10 kilo tepung beras untuk dijadikan serabi.
“Alhamdulillah saat ini penjualan saya cukup memuaskan, banyak pelanggan yang berdatangan setiap harinya,” jelasnya.
Selain membuka toko serabi di depan rumahnya di Jalan Dander Bojonegoro, Resdiana juga memasarkan dagannya melalui media sosial, salah satunya Facebook.
“Saya memanfaatkan sosial media untuk memperluas jaringan penjualan saya, dengan menggunakan Facebook saya bisa menambah pelanggan untuk menjual kan serabi dagangan saya,” tutupnya.







