• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Hewan kecoak. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)

Hewan kecoak. (Foto: Pixabay)

Unik, Kecoak Kentut Setiap 15 Menit Sekali

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Ketika mendengar kata kecoak, maka apa yang ada di pikiran Anda? Geli, jijik, atau malah berpikir itu adalah hewan yang unik ya? Kecoak adalah hewan yang sering muncul di area lembap seperti di dapur maupun kamar mandi. Namun, tahukah Anda, hewan yang tergolong dalam kelas insecta ini ternyata memiliki fakta unik yang mengejutkan. Penasaran? Berikut Tugu Jatim akan mengulasnya.

1. Hidup sebelum Dinosaurus

Sebuah penelitian menemukan bahwa kecoak adalah hewan purbakala yang lebih tua daripada dinosaurus. Penelitian tersebut mengatakan, kecoak sudah ada 300 juta tahun sebelum dinosaurus ada.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

2. Bisa Hidup tanpa Kepala

Kecoak bernapas menggunakan ventilator pada seluruh tubuhnya. Untuk itu, kecoak masih bisa hidup meski tanpa kepala. Kalaupun hal itu akan membunuh mereka, maka dia akan mati setelah sepekan. Itu pun karena kehausan.

3. Dapat Mendeteksi Rasa Takut

Semakin Anda takut dengan kecoak, justru mereka akan semakin mendekati Anda. Sebab, hewan yang satu ini memiliki sensor yang bisa mendeteksi rasa takut pada orang-orang yang berada di sekelilingnya. Cara inilah yang digunakan oleh kecoak untuk melindungi dirinya.

4. Kentut Setiap 15 Menit Sekali

Ternyata setiap 15 menit, kecoak akan kentut. Tahukan Anda, kentut kecoak mengandung gas metana yang menjadi penyebab dari pemanasan global. Jika jumlah gas metana yang dihasilkan oleh seluruh kecoak di seluruh dunia dikumpulkan, maka hal tersebut akan menimbulkan pemanasan global.

Gas metana merupakan salah satu komponen gas rumah kaca yang mengakibatkan perubahan iklim sebagai efek pemanasan global. Dibandingkan gas rumah kaca lain seperti karbon dioksida, kekuatannya dalam membuat bumi makin panas mencapai 23 kali lipat. Menariknya, bahkan setelah kecoak mati, dia masih bisa kentut dalam kurun waktu 18 jam.

5. Tahan terhadap Nuklir

Kecoak adalah satu-satunya hewan yang tahan terhadap bom nuklir. Hewan ini mempunyai ukuran tubuh kecil dan memiliki eksoskeleton, yaitu kerangka luar yang mendukung dan melindungi tubuh hewan. Nah, eksoskeleton ini akan membantu kecoak melindungi tubuhnya dari radiasi dengan cara menyerap radioaktif yang berasal dari ledakan nuklir.

Lalu kenapa bisa mati ketika disemprot obat serangga? Sebab, obat serangga mengandung racun insektisida yang kuat sehingga dalam beberapa menit saja mereka bisa mati.

6. Kecoa Jarang Terbang

Kecoak dapat merentangkan sayapnya hingga 185 mm. Pada umumnya, kecoak jarang terbang karena jika terbang, tubuhnya akan panas.

Tags: Fakta kecoakHewan kecoakHewan seranggahewan unikKecoak
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Parmin, mantan petani sawit di Dusun Sumberrejo, Kabupaten Malang, yang tampak menyesal menanam tanaman asal Nigeria itu. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Mantan Petani Sawit Malang: Ditebang Merepotkan, Tidak Ditebang Bikin Rugi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID