• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Petugas BPBD Kota Malang melakukan sterilisasi pemyemprotan desinfektan di kampung Jalan Lowokdoro Gang IV, Kota Malang usai muncuk klaster beberapa waktu lalu. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Jatim)

Petugas BPBD Kota Malang melakukan sterilisasi pemyemprotan desinfektan di kampung Jalan Lowokdoro Gang IV, Kota Malang usai muncuk klaster beberapa waktu lalu. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Jatim)

Pasca-Lebaran, 3 Klaster Covid-19 Bermunculan di Kota Malang

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News, Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Peningkatan kasus corona serta adanya klaster Covid-19 pasca-Lebaran yang begitu dikhawatirkan akhirnya betul-betul terjadi. Di Kota Malang saja, setidaknya terdapat 3 klaster Covid-19 yang bermunculan di kawasan permukiman warga. Di mana masing-masing klaster jumlahnya bisa mencapai belasan orang.

Beberapa di antaranya yakni klaster pertama terjadi di Perumahan Tlogomas. Di mana 22 warganya telah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, sedang 2 orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia dalam masa perawatan.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Beberapa hari kemudian, muncul kembali klaster baru di Jalan Lowokdoro, Kota Malang. Total 9 warg satu kampung dinyatakan positif Covid-19 secara beruntun. Di mana 2 orang di antaranya juga dilaporkan telah meninggal dunia.

Ketiga, ada lagi klaster permukiman muncul yakni di Jalan Tretes, Rampal Celaket. Dilaporkan 7 warga tertular virus corona dan 2 di antaranya meninggal dunia.

Terbaru, sejumlah pasien yang tertular di klaster pertama yakni di Perumahan Tlogomas masih mendapat perawatan. Namun, 1 orang meninggal dunia pada Minggu (30/5/2021) kemarin.

”Sisanya semua masih dalam perawatan dan juga isolasi di rumah Safe House juga isolasi mandiri,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Mu’arif dihubungi, Senin (31/5/2021).

Klaster Berasal dari Transmisi Lokal

Tentu hal ini cukup mengkhawatirkan. Beruntung, transmisi penularan yang terjadi hingga memunculkan klaster ini diklaim tidak terjadi dari mobilitas warga dari luar kota. Menurut Husnul, dari assesment timnya, ini transmisi lokal.

”Tidak berasal dari tamu dari luar ya, penyebab muncul klaster ini transmisi lokal, tidak terkait dengan arus mobilisasi orang apalagi dari luar kota,” terangnya.

Sebab itu, Husnul mewanti-wanti agar masyarakat tetap waspada dan jangan lengah untuk menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

‘‘Gak papa beraktivitas seperti biasa, namun tetap disiplin protokol kesehatan. Terlebih lagi di luar rumah. Saya harapnya juga hindari kerumunan atau keramaian,” imbaunya.

Hal senada dikatakan Wali Kota Malang Sutiaji sebelumnya, terkait antisipasi mutasi virus baru, dirinya sejauh ini belum menemui adanya gejala virus baru yang kembali merebak seperti di India.

Menurut dia, kasus klaster Covid-19 secara beruntun yang terjadi belakangan ini masih belum tergolong virus baru.

”Di Tlogomas, di Lowokdoro itu hasil tracing bukan dari orang luar kota. Sama sekali tidak ada (relasi dengan mutasi virus baru) Makanya cukup dengan dilokakisir di tempat,” klaimnya.

Sebab itu, dirinya terus mengimbau agar masyarakat memperkuat diri dengan mengaktifkan kewaspadaan di tingkat RT/RW alias PPKM Mikro. Pada dasarnya, disiplin prokes adalah kunci.

Dia berharap, perekonomian yang saat ini sudah mulai merangkak pulih tidak kembali anjlok. Terpenting adalah pada tingkat kedisiplinan warga sendiri, dalam menerapkan prokes bagi dirinya.

Tags: berita malangberita Malang hari iniklaster COVID-19Kota MalangMalang
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Wali Kota Batu Turun Tangan Terkait Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di SMA SPI

Wali Kota Batu Turun Tangan Terkait Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di SMA SPI

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID