• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penulis novel Gadis Kretek, Ratih Kumala merupakan kolektor bungkus kretek jadul. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Penulis novel Gadis Kretek, Ratih Kumala merupakan kolektor bungkus kretek jadul. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Penulis Gadis Kretek, Ratih Kumala Hobi Koleksi Bungkus Kretek Langka

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Menuliskan sebuah novel dengan latar cerita bisnis kretek di tahun 60-an, ternyata Ratih Kumala juga hobi mengoleksi bungkus kretek edisi lama dan kini jarang dijumpai.

Sejak novelnya terbit pada 2012 dan difilmkan menjadi serial Netflix dengan judul yang sama “Gadis Kretek”, berbagai pembahasan muncul, terutama dari sisi penulis, Ratih.

You might also like

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

06/07/2026 5:13 PM
Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

26/06/2026 10:54 PM

Bersentuhan dengan dunia kretek selama belasan tahun. Terutama saat dia melakukan riset tentang salah satu komoditas petani Indonesia itu membuatnya semakin mengenal dan memahami dunia kretek.

Ternyata, sejak 2008 silam sedikit demi sedikit, Ratih juga mengumpulkan bungkus-bungkus kretek edisi lama yang kini sudah tidak diproduksi dan sulit dijumpai produknya.

“Karena awalnya itu dari riset kemudian karena aku butuh referensi visual, dulu awalnya beli-beli aja. Tapi lama-lama kok jadi banyak gitu. Dan kebiasaan mengoleksi, sampai sekarang itu terjadi. Aku masih koleksi itu semua,” katanya, pada Sabtu (16/12/2023).

Kini, koleksinya yang berjumlah sekitar 150an tersebut dia dapat dari beberapa kota saat Ratih berkeliling melakukan riset.

Menurutnya, kretek memiliki sisi uniknya tersendiri. Terutama pada bagian kemasannya yang kaya akan simbol. Mayoritas, bungkus kretek yang dia koleksi merupakan produk asli Indonesia.

“Ada sih beberapa teman luar negeri datang terus mereka ngasih rokok ini nih suvenir. Kalau aku pribadi cari adalah rokok kretek, kebanyakan Pulau Jawa. Karena setiap daerah yang kecil-kecil itu brand kretek yang sebetulnya tidak beredar di daerah yang lain. Dan aku suka dengan desainnya,” imbuhnya.

Salah satu produk kretek yang menurutnya paling berkesan adalah merek Retjo Pentung. Rokok yang berjaya pada1990-an tersebut merupakan produksi Soemiran Kaartodiwiryo, pengusaha kretek asal Tulungagung, Jawa Timur. Namun, pada 2000-an awal, Retjo Pentung tutup produksi karena bangkrut.

“Yang aku tidak bisa lupa nyarinya susah banget itu merek Retjo Pentung. Sekarang sudah tidak ada produksinya. Dulu di depan pabrik itu ada patung retjo pentung yang gede banget, sekarang patungnya tempat di Romo Sindu,” jelas istri dari penulis Eka Kurniawan tersebut.

Perempuan yang juga berkarir sebagai penulis skenario ini sempat berpikiran untuk menyumbangkan beberapa koleksi agar bisa dipajang di Museum Kretek, Kudus. Yang mana, museum tersebut juga masuk dalam scene serial Gadis Kretek.

“Kemarin ketika ketemu teman-teman dari museum kretek, apa aku sumbangkan ke mereka (bungkus kretek), tapi ternyata aku masih sayang dengan itu semua. Jadi mungkin suatu hari nanti kalau udah nggak sanggup melihara, aku akan sumbangkan ke Museum Kretek,” tandasnya.

Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita Surabayaberita Surabaya hari inigadis kretekpenulis gadis kretekSurabaya
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

by Dwi Linda
06/07/2026 5:13 PM
0

LUMAJANG, Tugujatim.id – Di balik meroketnya angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Lumajang selama libur Lebaran 2026, ada satu...

Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

by Mochamad Abdurrochim
26/06/2026 10:54 PM
0

"Sedih rasanya melihat teman-teman lain berseragam. Tapi saya harus sabar, menepi dulu demi bantu orang tua. Saya jualan es teh....

Sekolah Rakyat.

Menolak Padam, Asa Baru Silvia dan “The Invisible People” dari Bangku Sekolah Rakyat

by Dwi Linda
26/06/2026 5:47 PM
0

"Ada banyak pahlawan dalam kamus hidup Silvia Putri Cahyani, pelajar 14 tahun di Kota Batu, Jawa Timur. Paman dan bibinya,...

Bupati Sidoarjo.

Terharu! Bocah Usia 7 Tahun Luka Bakar 46 Persen, Bupati Sidoarjo Subandi Siapkan Pengobatan hingga Pekerjaan untuk sang Ayah

by Dwi Linda
16/06/2026 9:24 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi menjenguk Izzan, 7, bocah yang mengalami luka bakar hingga 46 persen dan kini...

Next Post
Komika Wawan Saktiawan Bikin Stand Up Malang Jeh Makin Pecah

Komika Wawan Saktiawan Bikin Stand Up Malang Jeh Makin Pecah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID