MOJOKERTO, Tugujatim.id – Kesalahan cuit balasan akun X @HumasPoldaJatim atas komentar warganet soal baliho capres-cawapres nomor urut dua di atas pos polisi 905 Pacing, Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, membuat admin akun X ini meminta maaf secara terbuka.
Selain itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Dirmanto mengakui adanya kesalahan penulisan. “Saat memposting di Instagram ada kesalahan dari admin. Sudah diperbaiki. Atas nama Bidhumas Polda Jatim kami meminta maaf,” ujarnya, pada Rabu (20/12/2023) malam, melansir dari viva.co.id.
Beredarnya permintaan maaf secara tertulis dari Humas Polda Jatim membuat Bawaslu Kabupaten Mojokerto turut angkat bicara. Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Dody Faizal mengatakan bahwa pihaknya mengucapkan terima kasih atas respons dari Polda Jatim.
“Tentu kami (Bawaslu Kabupaten Mojokerto) turut berterima kasih atas apa yang sudah dilakukan Humas Polda Jatim. Dari upaya tersebut dengan begitu persoalan yang ada menjadi terang benderang,” kata Dody, pada Jumat (22/12/2023).
Selain itu, Bawaslu Kabupaten Mojokerto juga mengaku legowo atas sikap yang telah diambil Polda Jatim. Selanjutnya, Dody berharap sinergi antara Bawaslu dengan institusi kepolisian dapat terus terjaga supaya penyelenggaraan Pemilihan Umum 2024 dapat berjalan lancar.
“Pasti kami sudah terima, legowo atas sikap dari Polda Jatim. Tak lupa juga kami berharap agar sinergi kami dengan kepolisian tetap terjaga untuk mengawal Pemilu 2024 mendatang,” beber Dody.
Jagat maya sempat digegerkan dengan cuit balasan akun X @HumasPoldaJatim atas komentar warganet tentang baliho capres-cawapres nomor urut dua di atas pos polisi 905 Pacing, Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Cuit balasan tersebut memuat kalimat yang membuat Bawaslu Kabupaten Mojokerto merasa dirugikan dan dicemarkan secara lembaga.

Kalimat yang dimaksud tertulis “Halo sobat humas, terimakasih atas informasinya, untuk kasus tersebut sudah diklarifikasi oleh Kapolres Mojokerto bahwa pemasangan baliho paslon dilakukan oleh pihak Bawaslu dan sudah dibongkar. Terimakasih sobat humas”.
Reporter: Hanif Nanda
Editor: Lizya Kristanti








