TUBAN, Tugujatim.id – Ada pemandangan tak biasa di Mapolres Tuban pada Rabu (17/1/2024) pagi. Belasan anak tampak dicukur rambutnya. Mereka adalah para gangster bocil yang diamankan polisi pada Selasa (16/1/2024) malam.
Satu per satu anak-anak yang masih di bawah umur itu duduk di kursi yang telah disediakan. Rambut yang sebelumnya awut-awutan, dibersihkan dan dirapikan oleh tukang cukur yang memang secara khusus dihadirkan untuk merapikan rambut mereka.

Selain merapikan rambut, para gangster yang menyebut diri grup SS ini juga dihadirkan orang tuanya.
“Saya minta kepada bapak ibu, setelah pulang dari sini, anaknya diajak ngobrol dari hati ke hati. Ini bukan sepenuhnya salah mereka. Karena, dari keterangan yang kita dapatkan dari anak-anak ini, mereka kurang perhatian dari orang tua. Sehingga ini kesempatan dari bapak ibu untuk bisa lebih memperhatikan putranya,” tutur Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Ayip Rizal di hadapan para gangster bocil yang tengah bersimpuh meminta maaf kepada orang tuanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Rianto menyampaikan, untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, polisi setiap malam akan patroli, bergabung dengan polantas di lokasi-lokasi yang disinyalir digunakan sebagai tempat ngumpul dan siap menerima laporan dari masyarakat jika ada gangguan dari kelompok maupun gangster.
“Silahkan dilaporkan ke kami. Kami siap untuk menindaknya,” ujarnya.
Sebelumnya, polisi mengamankan 19 anak pada Selasa (16/1/2024) malam. Mereka menggeruduk salah satu rumah di kompleks perumahan di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Alasannya: menagih utang.
Reporter: Rochim
Editor: Lizya Kristanti








