SURABAYA, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal merevitalisasi kompleks Taman Hiburan Rakyat (THR) pada tahun ini, karena sebelumnya pusat hiburan rakyat itu berhenti beroperasi sejak 2018.
Rencana revitalisasi THR itupun disambut positif oleh masyarakat, terlebih DPRD Kota Surabaya.
Mendengar hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, AH Thony meminta rencana pemkot dalam merevitalisasi THR bisa segera diwujudkan. Pihaknya mendorong agar kompleks itu bisa menjadi wahana hiburan masyarakat lagi.
“THR ini dulu sempat berhenti beroperasi. Lalu dihidupkan lagi dengan ditambah mal. Tapi, kemudian mati lagi, baik THR maupun malnya,” ujarnya, pada Jumat (26/1/2024).
Thony mengungkapkan bahwa Pemkot Surabaya berencana untuk menghidupkan THR pada 2023. Skemanya, Pemkot Surabaya bakal menghidupkan kembali THR itu dengan menggandeng investor. Namun, rencana tersebut hingga kini masih belum ada wujudnya.
“Katanya dulu mau ada kerja sama dengan investor dari Jogja. Tapi, kok belum ada kabarnya? Ini seperti apa?” tanya Thony.
Pihaknya menilai, THR adalah kompleks tempat hiburan yang telah terbentuk atau sudah jadi. Oleh karena itu, jika mengembalikan THR kembali jadi primadona seperti masa kejayaannya dulu, kemungkinan besar Pemkot Surabaya bisa melakukannya meski tanpa adanya investor.
“Kan sebetulnya itu tidak perlu lagi berpikir tentang revitalisasi sarana karena semua sudah ada. Dengan kondisi yang ada itu, sebenarnya kita pun bisa menjadikannya arena wahana tanpa melibatkan pihak luar,” bebernya.
Namun, Thony mewakili anggota DPRD Kota Surabaya mengingatkan, perlu ada perencanaan jangka panjang untuk tempat tersebut. Termasuk menempatkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi dan bukan sekadar karena adanya faktor khusus. Seperti karena, kedekatan, emosional, maupun kepentingan lainnya.
“Sebenarnya kita secara mandiri juga bisa mengelola THR menjadi lebih baik dari pada swasta, kalau dikerjakan dengan benar. THR sebenarnya sudah sangat bagus,” terang Thony.
Terpisah, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi optimistis menyambut kerja sama revitalisasi objek wisata kebanggaan Kota Pahlawan itu.
Eri memiliki target bahwa pembangunan THR dan Taman Remaja Surabaya (TRS) harus selesai dan bisa beroperasi tahun depan. Proyeksinya rampung pada September 2024. “Insyaallah, pada tahun 2024 bulan Agustus atau September selesai,” ujar Eri.
Lebih lanjut, Eri menegaskan, bakal mewujudkan wisata murah untuk warganya. Salah satu rencananya adalah pemberlakukan tiket masuk THR dan TRS. Rencana ke depan masyarakat yang ingin masuk ke THR dan TRS bakal dikenakan tarif sebesar Rp25 ribu hingga Rp30 ribu.
“THR dan TRS ini nanti dijadikan satu,” tandas Eri.(ads)
Reporter: Yona Arianto
Editor: Lizya Kristanti








