• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi gigitan nyamuk Aedes aegypti pada manusia, serangga pengisap darah yang menyebarkan virus DBD. (Foto: Pixabay)

Ilustrasi gigitan nyamuk Aedes aegypti pada manusia, serangga pengisap darah yang menyebarkan virus DBD. (Foto: Pixabay)

Hari DBD ASEAN: Gejala dan Cara Mencegah Demam Berdarah Dengue

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News, Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Tepat hari ini 11 tahun silam, organisasi perkumpulan negara-negara Asia Tenggara, ASEAN, menetapkan Hari Demam Berdarah Dengue (DBD) jatuh pada 15 Juni. Kala itu hingga sekarang, Indonesia dinyatakan berada di wilayah endemik yang berpotensi besar penularan virus DBD yang disebarkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Nah, lalu apa seperti apa gejala demam yang disebabkan oleh nyamuk ini? Setidaknya, hal yang perlu diketahui adalah gejala yang ditimbulkan agar penanganan pun bisa optimal.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Gejala awal DBD ditandai dengan demam mendadak, sakit kepala, nyeri belakang bola mata, mual, mimisan atau gusi berdarah dan adanya kemerah merahan pada permukaan tubuh penderitanya.

Pada umumnya, DBD memiliki 3 fase demam. Pada 1 hingga 3 hari pertama, penderita akan merasakan demam dengan suhu tubuh mencapai 40°C. Pada 4 hingga 5 hari selanjutnya, penderita akan mengalami penurunan suhu tubuh berkisar pada 37°C.

Di fase kedua tersebut penderita akan merasa pulih atau sembuh, namun sebenarnya pada fase tersebut sangat fatal jika tidak segera mendapat penanganan. Penderita dapat mengalami penurunan trombosit secara drastis akibat pecahnya pembuluh darah jika tidak segera terdeteksi.

Pada fase ketiga, 6 hingga 7 hari setelahnya, penderita akan merasakan demam kembali. Pada fase inilah trombosit akan mengalami pemulihan kembali secara normal.

Belum ditemukannya obat untuk virus ini, maka yang perlu dilakukan adalah melakukan upaya pencegahan penularan. Salah satunya dengan memberantas populasi nyamuk penularnya melalui pencegahan perkembangbiakan jentik nyamuk disetiap rumah.

Pada dasarnya, cara pencegahan virus DBD harus melalui beberapa tahapan. Pertama, mengenali gejala dan tanda awal DBD, mengetahui siklus perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, putus mata rantai penularan, dan terus pantau dan cegah kemunculan jentik nyamuk pada genangan air di rumah.

Hingga saat ini virus DBD masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Indonesia. Bahkan virus ini juga bisa menimbulkan dampak sosial maupun ekonomi.

Salah satu dampak sosial yang ditimbulkan berupa kepanikan atas adanya virus DBD. Selain itu, kematian juga menjadi dampak sosial lantaran berkurangnya harapan hidup dalam masyarakat.

Sementara dampak ekonomi yang ditimbulkan berupa pengeluaran biaya pengobatan yang cukup mahal. Secara otomatis, penderita maupun keluarga akan kehilangan waktu bekerja sehingga menurunkan perekonomian keluarga.

Tags: ASEANDemam Berdarahnyamuk
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana ketika menggelar acara Sharing Komunikasi dan Motivasi di Gedung Baramahkota Polres Madiun Kota, Jawa Timur, Senin (14/6/2021). (Foto: Dokumen)

Pesan Dr Aqua Dwipayana: Setiap Anggota Polri Harus Kedepankan “Service Mindset”

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID