Tugujatim.id — Jawa Timur memiliki suku yang beragam hingga eksis sampai sekarang lho. Bahkan, suku yang ada di Jawa Timur ini memiliki ciri khasnya tersendiri. Lalu apa saja suku di Jatim yang wajib kamu ketahui?
Provinsi Jawa Timur memiliki keberagaman demografi agama, kebudayaan, hingga bahasa dan dialek. Hal tersebut tentunya juga datang dari beragamnya suku yang ada di Jawa Timur dari dulu hingga saat ini. Mulai dari Suku Jawa, Suku Madura, Suku Osing, Suku Tengger, Suku Bawean, dan Suku Samin.
Ya, Jawa Timur merupakan provinsi di sebelah timur Pulau Jawa dengan luas daerah 48.033,00 km persegi. Berdasarkan data yang diperoleh Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Jawa Timur memiliki jumlah penduduk sebanyak 41.416.407 jiwa yang tersebar di 29 kabupaten dan 9 kota. Wilayahnya merupakan yang terluas di antara enam provinsi di Pulau Jawa. Jumlah penduduknya pun merupakan yang terbanyak kedua di Indonesia setelah Jawa Barat.
Ternyata selain Suku Jawa, masih ada suku-suku lain yang mendiami provinsi ini. Kali ini, Tugujatim.id akan membahas mengenai suku yang ada di Jawa Timur yang wajib kamu ketahui agar dapat mengenal lebih dekat. Yuk, baca artikel berikut ini!
1. Suku Jawa

Suku yang ada di Jawa Timur yang pertama merupakan suku mayoritas penduduk Pulau Jawa. Suku Jawa dikatakan sebagai suku yang sangat heterogen yang memiliki subsuku yang beragam dan tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Di Jawa Timur, sekitar 80 persen lebih penduduknya berasal dari Suku Jawa.
Mereka dikenal sebagai masyarakat yang teguh pada prinsip dan filosofi hidupnya serta berkepribadian ramah. Suku Jawa juga identik dengan hasil budaya yang unik dan beragam, seperti rumah adat Joglo, tarian adat, busana tradisional, permainan tradisional, dan bahasa daerah.
2. Suku Madura

Suku yang ada di Jawa Timur dengan populasi masyarakat terbanyak kedua setelah Suku Jawa adalah Suku Madura. Mayoritas Suku Madura mendiami wilayah Pulau Madura serta sebagian daerah Tapal Kuda, yaitu daerah Jawa Timur bagian timur. Utamanya, mereka dijumpai di daerah pesisir utara dan timur Jatim.
Baca Juga: Sedapnya Cwie Mie Isor Uwit, Kuliner Super Murah di Malang Cuma 12 Ribuan
Hampir seluruh kota dan kabupaten di Jawa Timur terdapat minoritas suku Madura. Tidak hanya tersebar hingga ke luar Pulau Jawa, bahkan masyarakat dari Suku Madura juga sering ditemui di berbagai daerah di penjuru Indonesia. Biasanya, mereka bekerja di sektor informal serta memiliki budaya merantau. Masyarakat Suku Madura memiliki logat bicara yang khas dan mudah dikenali.
3. Suku Osing

Suku Osing adalah penduduk asli yang tinggal di daerah Banyuwangi. Keberadaan mereka lekat kaitannya dengan sejarah Kerajaan Blambangan yang pada zaman dahulu memutuskan untuk menetap dan tinggal di Jawa Timur.
Masyarakatnya pun kerap dikenal dengan sebutan “Wong Blambangan” (Orang Blambangan). Karena letaknya yang berada di pesisir timur Pulau Jawa, masyarakat Osing tidak jarang dapat menggunakan bahasa campuran antara Jawa, Osing, Madura, dan Bali dalam berkomunikasi.
4. Suku Tengger

Suku yang satu ini bermukim di dataran tinggi yaitu di kawasan lereng Gunung Bromo dan Semeru. Umumnya, masyarakat Tengger masih menganut kepercayaan tradisional dinamisme dan animisme, yaitu Hindu Jawa dan Buddha Tengger. Ajaran ini telah diwariskan turun-temurun dari generasi ke generasi suku Tengger. Mereka ternyata sudah eksis sejak era Kerajaan Majapahit sampai sekarang, lho.
5. Suku Bawean

Berikutnya ada Suku Bawean yang mendiami Pulau Bawean. Pulau ini terletak di bagian utara dari Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Seperti suku Madura, mereka memiliki kebiasaan pergi merantau ke luar Jawa hingga ke luar negeri. Karena banyak laki-laki yang pergi merantau dan menyisakan masyarakat yang kebanyakan perempuan, pulau ini pun mendapat julukan sebagai “Pulau Putri”.
Suku Bawean juga memiliki rumah adat dengan desain unik dan bentuk sederhana yang disebut “Dhurung”. Bangunan ini biasa ditempatkan di depan atau samping rumah dan digunakan untuk menerima tamu, atau tempat bercengkerama dengan warga lainnya.
6. Suku Samin

Suku yang ada di Jawa Timur selanjutnya adalah Suku Samin. Nah, Samin adalah sebutan untuk masyarakat yang berasal dari wilayah pedalaman Blora, Jawa Tengah, tepatnya di sekitar Pegunungan Kendeng. Meski berasal dari Jawa Tengah, persebaran penduduknya luas hingga merembet ke wilayah perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur.
Karena itulah, masyarakat Suku Samin juga dapat ditemukan di sebagian wilayah pedalaman Bojonegoro, Jawa Timur. Orang-orang Samin menyebut diri mereka sebagai “Sedulur Sikep” atau “Wong Sikep”, yang berarti “orang yang baik dan jujur”. Istilah tersebut juga memiliki makna lain yang dapat diartikan sebagai orang yang bertanggung jawab.
Demikian pembahasan mengenai 6 suku yang ada di Jawa Timur dan mendiami berbagai wilayahnya dari dulu hingga sekarang. Meski berbeda suku, bahasa, dan budaya, masyarakat di Jawa Timur hidup berdampingan dengan saling menghormati satu sama lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Shinta Alifia
Editor: Dwi Lindawati








