Mandailing Natal, Tugujatim – Ratusan warga dari dua desa di Kabupaten Mandailing Natal mengalami keracunan gas. Sumber gas diduga berasal dari aktivitas uji sumur PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang berada di desa Sibonggor Tonga. Mengutip dari kumparan news, berdasar keterangan Kapolres Mandailing Natal AKBP Arie Sofandi Paloh, insiden keracunan massal itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, pada Kamis (22/02/24).
“(Kejadian) sekitar pukul 19.15 WIB, usai kejadian warga keracunan, kegiatan aktivitas well test sumur lalu dihentikan oleh pihak PT SMGP,” kata Kapolres Mandailing Natal, AKBP Arie Sofandi Paloh, Jumat (23/02/24)
Awalnya warga mencium aroma menyengat di sekitar lokasi, namun tak berselang lama beberapa warga mengalami mual, muntah, bahkan tak sadarkan diri. Sebelumnya, pihak PT SMGP telah mengumumkan pemberitahuan kepada warga masyarakat sekitar terkait uji sumur. Pihak PT SMGP juga telah melakukan pengecekan gas beracun H2S dengan alat pendeteksi. Hasilnya dinyatakan aman.
Sementara dari pihak BPBD Mandailing Natal, warga yang keracunan saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Panyabungan (48 orang), RS Permata madina (55 orang).
Kurang lebih ada 101 warga sekitar lokasi perusahaan yang dirawat di rumah sakit.
“Semua pasien seluruhnya dalam keadaan stabil, dan masih perawatan serta pemantauan pihak RS,”ungkap Kepala BPBD Mandailing Natal, Mukhsin Nasution.








