MALANG – Satreskrim Polresta Malang Kota selangkah lebih dekat dalam mengungkap identitas pelaku percobaan perampokan bersenjata di ATM Mandiri Malang, beberapa waktu lalu.
Terbaru, petugas kepolisian mendapat keterangan dari 2 orang saksi baru. Sebelumnya, ada 4 saksi yang diperiksa. ”Kini total ada 6 saksi yang kami periksa,” terang Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu, pada Minggu (6/9/2020).
Baca Juga: Mencekam, Aksi Penembakan Terjadi di Gerai Mesin ATM di Kota Malang
Baca Juga: Polisi Kantongi Ciri-Ciri Pelaku Aksi Penembakan dan Perampokan ATM di Malang
Dari lokasi kejadian, Azi mengungkapkan, bahwa peluru yang ditemukan di TKP merupakan peluru jenis gotri, bukan proyektil atau selongsong peluru. Jadi bisa dipastikan, jenis senjata yang dipakai adalah jenis airsoft gun, bukan senjata api. (azm/zya)








