• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
ilustrasi dokter tangani pandemi

Ilustrasi dokter dan tenaga kesehatan yang berjuang melawan corona. (Foto Ilustrasi: Freepik)

75 Dokter di Surabaya Positif Corona, 2 Meninggal Dunia

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya menyebut setidaknya sebanyak 75 dokter di Kota Surabaya terpapar virus corona. Di mana 2 di antaranya telah meninggal dunia.

“Saat ini ada 75 dokter IDI Surabaya yang sedang terpapar, 2 orang meninggal. Dari 75 kasus aktif, 17 dokter dirawat di rumah sakit, 58 orang isoman (isolasi mandiri). Tiap hari pasti akan bertambah terus (dokter yang terpapar Covid-19),” ujar Ketua IDI Surabaya dr Brahmana Askandar SpOG(K) seperti dilansir Basra, partner Tugu Jatim, Jumat (25/6/2021).

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Ia menjelaskan, 17 dokter yang dirawat di rumah sakit memiliki gejala bergat dan perlu diobservasi. Sementara 58 orang sisanya mengalami gejala ringan.

“Yang 58 orang isolasi mandiri itu punya gejala ringan seperti nyeri otot, batuk ringan. Sedangkan yang 17 orang di rumah sakit perlu observasi lebih lanjut,” jelasnya.

Dr. Brahmana menuturkan, jika sebagian besar dokter yang terpapar Covid-19 ini memang bertugas menangani pasien corona secara langsung.

“Jelas (pengaruh lonjakan kasus COVID-19 saat ini). Kalau sumbernya tinggi, pasti kemungkinan untuk terpapar juga semakin tinggi,” tuturnya.

Untuk mencegah penularan kepada dokter yang kian masif, dr. Brahmana mengatakan jika kasus di masyarakat harus di tekan. Karena, ia khawatir melonjaknya kasus COVID-19 akan berimbas pada kualitas layanan para dokter.

“Kalau dokter terpapar, itu kan kualitas layanan kita untuk masyarakat bisa menurun. Alat bisa dibeli, orang yang memberikan donasi banyak, tapi tenaga dan lain-lain. Untuk itu tetap disiplin protokol kesehatan,” imbuhnya.

Sebatas informasi, kasus Covid-19 di Indonesia memang kembali mengalami peningkatan. Di Surabaya sendiri, berdasarkan data dari https://infocovid19.jatimprov.go.id/ per tanggal 24 Juni 2021, ada 59 kasus baru.

Di mana saat ini sudah terdapat kumulatif sebanyak 24.992 kasus terkonfirmasi. Yakni 387 kasus aktif, 23.218 orang sembuh, dan 1.387 orang meninggal dunia.

 

Sumber: Berita Anak Surabaya (Basra)

Tags: berita Surabayaberita Surabaya hari iniCoronacovid-19dokterIDI SurabayaSurabaya
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Ilustrasi sandwich dan sandwich generation yang merupakan generasi terhimpit generasi atas dan bawahnya. (Foto: (Pixabay)

Mengenal Apa Itu Sandwich Generation dan Faktor Penyebab Kemunculannya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID