• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wali Kota Malang, Sutiaji menyatakan akan memperketat jalan-jalan kecil di Kota Malang agar arus keluar masuk daerah semakin aman. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Wali Kota Malang, Sutiaji menyatakan akan memperketat jalan-jalan kecil di Kota Malang agar arus keluar masuk daerah semakin aman pada April 2021 lalu. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Alasan Wali Kota Malang Tak Berlakukan Jam Malam: Tak Ada Jaminan Ekonomi

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Tidak adanya jaminan perekonomian dari pemerintah jadi alasan utama Wali Kota Malang Sutiaji tidak atau belum memberlakukan jam malam sesuai instruksi Mendagri Tito Karnavian mulai 22 Juni hingga 5 Juli 2021.

Daripada membatasi sektor perekonomian, Sutiaji tetap memilih menguatkan PPKM mikro untuk membendung laju penyebaran virus COVID-19 yang semakin menggila.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

“Kami masih belum memberlakukan jam malam di Kota Malang, pembatasan mal dan seterusnya,” kata Sutiaji lewat akun instagramnya @sam.sutiaji.

Kenapa instruksi itu tidak dilakukan? Menurut Sutiaji akan membawa implikasi pada banyak masalah. Karena jam malam, pusat perbelanjaan bisa jadi akan mengurangi karyawannya. ”Yang dimungkinkan nanti akan terjadi tingkat pengangguran semakin tinggi,” ungkapnya.

Politisi Partai Demokrat ini menambahkan, jika memang aturan ini diterapkan, apakah pemerintah benar-benar hadir? Apakah stimulus bantuan untuk membuat masyarakat tetap bertahan hidup terus akan diberikan?

“Kami dengan tegas masih belum memberlakukan jam malam, termasuk pada skala-skala kegiatan sosial. Hemat saya, terpenting adalah disiplin. Masyarakat kita kuatkan dengan PPKM mikro,” tegas pria kelahiran Lamongan ini.

Dengan terus membangun kesadaran dan disiplin menerapkan prokes, maka laju penularan virus asal Wuhan, China ini pelan-pelan akan bisa tertekan dengan sendirinya. Di samping itu, percepatan vaksinasi juga sedang terus dilakukan.

“Sampai saat ini kurang lebih sudah 150 ribu warga Kota Malang divaksin. Kami targetkan Juli, nanti ada penambahan 128 ribu dan insyaallah pada Agustus 2021, sudah pada tataran 250 ribu orang, dan mudah-mudahan terus bertambah,” pungkasnya.

Tags: covid-19Kota MalangMalangpandemiSutiajiWali Kota Malang
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Zainal Alim, pengurus DPC Gerindra Surabaya yang juga pebisnis sapi madura. Bisnis yang ia tekuni sejak tahun 2014 silam. (Foto: Dokumen)

Cerita Zainal Alim, Penjual Sapi Madura yang Justru Raup Untung saat Pandemi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID