MOJOKERTO, Tugujatim.id – Kabupaten Mojokerto mengalami inflasi sebesar 0,08 persen, sementara penghitungan year on year (YoY) pada Maret 2023 dengan Maret 2034 terjadi inflasi sebesar 2,61 persen. Selama Maret makanan dan minuman menyumbangkan inflasi terbesar Kabupaten Mojokerto.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mojokerto menelurkan laporan bulanan penyumbang inflasi di Kabupaten Mojokerto pada Maret 2024. Dari catatan tersebut, Kabupaten Mojokerto mengalami inflasi sebesar 0,08 persen. Sementara penghitungan year on year (YoY) pada Maret 2023 dengan Maret 2034 terjadi inflasi sebesar 2,61 persen.
Masih dari catatan Bappeda Kabupaten Mojokerto, sebelas kabupaten atau kota IHK di Jawa Timur seluruhnya mengalami inflasi. Kabupaten atau kota yang mengidap inflasi tertinggi adalah Gresik sebesar 0,81 persen, diikuti Sumenep sebesar 0,77 persen, dan Kota Probolinggo sebesar 0,77 persen. Lalu selanjutnya Tulungagung sebesar 0,76 persen, Bojonegoro sebesar 0,70 persen, Kota Malang sebesar 0,66 persen, Kota Madiun sebesar 0,66 persen, Jember sebesar 0,63 persen, Kota Kediri sebesar 0,61 persen, Kota Surabaya sebesar 0,60 persen, serta Banyuwangi sebesar 0,56 persen.
Sedangkan Kabupaten Mojokerto mengalami inflasi sebesar 0,08 persen. Torehan angka inflasi ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan sebelas kabupaten atau kota lain di Jawa Timur.
Walau begitu, pada Maret 2024, terdapat beberapa komoditas yang turut memberikan andil inflasi. Komoditas tersebut adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya. Sedangkan kelompok komoditas yang memberikan andil terjadinya deflasi adalah kelompok transportasi.
Menariknya, masih terdapat kelompok komoditas yang tidak memberikan pengaruh pada inflasi di Kabupaten Mojokerto. Kelompok tersebut adalah kelompok pakaian dan alas kaki; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga; kelompok kesehatan; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya; kelompok pendidikan; serta kelompok penyediaan makanan dan minuman serta restoran.
Sementara, penyumbang terbesar terjadinya inflasi di Kabupaten Mojokerto bulan Maret 2024 adalah telur ayam ras, emas perhiasan, minyak goreng, tomat sayur, gula pasir, anggur, beras, daging ayam kampung, susu kental manis, dan daging sapi. Kenaikan nilai inflasi yang terjadi paling tinggi dipengaruhi oleh kenaikan harga pada telur ayam terjadi karena faktor supply dan demand.
Pasokan yang tersedia di bawah permintaan pasar sehingga menyebabkan harga mengalami kenaikan. Selain itu, harga pakan yakni jagung juga menjadi penyebab mahalnya harga telur di tingkat konsumen yang disebabkan karena stok yang mengalami kelangkaan sebab efek dari El Nino dan kualitas benih yang kurang baik.
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








