• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Saat bertemu Ahmad Syifyani Khan (36) di sebuah warung kopi di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban, 14 Juni 2021 lalu. (Foto: Moch Abdurrochim/Tugu Jatim)

Saat bertemu Ahmad Syifyani Khan (36) di sebuah warung kopi di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban, 14 Juni 2021 lalu. (Foto: Moch Abdurrochim/Tugu Jatim)

Berkah Silaturahmi, Hilang Dompet namun Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in the power of silaturahim
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Ngopi, diskusi, dan secangkir kopi menjadi satu kesatuan dalam ruang silaturahmi para mahasiswa. Membahas isu daerah, kampus, ataupun problematika sosial yang tengah terjadi.

Kali ini saya ingin mengulas tulisan di rubrik The Power of Silaturahim. Sebab, ada pengalaman unik bersaman teman-teman semasa kuliah mengenai silaturahmi. Mungkin bisa menjadi semacam pembelajaran kita bersama.

You might also like

Tugu Media Group Tour Malaysia

Pelayanan Sepenuh Hati dari Penawar Hospital Johor Malaysia

18/02/2025 3:25 PM
aqua dwipayana tugu jatim

Persahabatan Sejati Dr Aqua Dwipayana dan Ventje Suardana, Kisah Teladan Bakti Anak kepada Orang Tua

24/03/2023 11:06 AM

Saat menempuh Pendidikan perguruan tinggi di salah satu kampus di Tuban saya mengenalnya, Ahmad Syifyani Khan (36) yang kerap kami memanggilnya Pak Yani. Pria bertubuh besar asal Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban itu selalu menjadi pusat perhatian sebab selalu mengundang tawa dan jok-joknya selalu saja segar.

Tepat pada 14 Juni 2021, waktu yang lalu saya dan ia bertemu kembali di sebuah warung kopi di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban. Mungkin sudah hampir empat sampai enam bulan yang lalu tidak bertemu. Seperti biasa, jika bertatap muka bersamanya. Canda tawa pasti dibahas, karena memang pria yang masih jomblo ini periang dan kocak.

Pada kesempatan itu, dengan mimik serius ia bercerita jika dulu ketika masih di salah satu pondok pesantren di daerah Lasem, Kabupaten Rembang. Provinsi Jawa Tengah. Ia kerap kali kehabisan sangu.

Hanya bisa menunggu waktu makan yang diberikan pondok tak bisa jajan. Namun karena sikap ramah dan kerap kali bermain ke rumah semua teman yang ada di sekitar pondok alias anak rumahan yang hanya sekolah tapi tidak mondok.

Setiap hari waktu kehabisan pesangon, ia pun bergilir ke rumah semua teman-temannya. Alhasil hingga semua keluarga dari temannya sangat akrab.

Lima tahun setelah keluar dari pondok ia tengah melakukan perjalanan ke Jakarta Timur, sebab ada pekerjaan penting. Naas saja ketika di terminal ia tiba-tiba kehilangan dompet dan tidak bisa pulang. Lalu ia rebahan di musholla. Entah datangnya dari mana tiba-tiba ada yang menepuk kakinya.

“Yani?.” Panggil seseorang kepadanya.

“Iya. Kamu siapa?,”jawabnya

“Aku Si Mad adek e Alim koncomu nek pondok,” ucap laki-laki di sampingnya itu.

“Oalah ..” gumamku sambil mencari-cari kembali ingatan masa lalunya.

Mereka mengobrol panjang lebar dan akhirnya Alim memberikan uang untuknya untuk naik bus.

Dari cerita ini, dari kebiasaan Yani berkunjung ke rumah teman-temannya akhirnya ia kenal dengan semua keluarga teman-temannya. Siapa sangka jika Mad asli orang Rembang dan tiba-tiba muncul di Jakarta. Meskipun Mad bukan teman Yani secara langsung.

Mungkin itu sedikit kisah dari saya. Semoga bermanfaat dan jangan pernah lupa untuk tebar silaturahmi ke siapapun.

Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Tugu Media Group Tour Malaysia

Pelayanan Sepenuh Hati dari Penawar Hospital Johor Malaysia

by Darmadi Sasongko
18/02/2025 3:25 PM
0

MALAYSIA, Tugujatim.id – Ketua Jabatan Pemasaran Penawar Hospital Johor Malaysia, Adeline Sedek menyambut hangat saat Tugu Media Group berkesempatan menyambangi...

aqua dwipayana tugu jatim

Persahabatan Sejati Dr Aqua Dwipayana dan Ventje Suardana, Kisah Teladan Bakti Anak kepada Orang Tua

by Lizya Kristanti
24/03/2023 11:06 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Catatan persahabatan bahkan kemudian mewujud menjadi persaudaraan yang erat antara Dr Aqua Dwipayana dengan Ventje Suardana menjadi...

aqua dwipayana tugu jatim

Dr Aqua Dwipayana Sampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi Kepada Seribu Peserta di Kota Yogyakarta

by Lizya Kristanti
17/03/2023 9:04 AM
0

YOGYAKARTA, Tugujatim.id - Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana siap menyampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi bertajuk "Komunikasi Efektif...

aqua dwipayana tugu jatim

Motivator Kawakan Dr Aqua Dwipayana Diundang Khusus “Raja Kacamata” untuk Sampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi Kepada 100 Karyawannya

by Lizya Kristanti
13/03/2023 2:16 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Optik Internasional adalah salah satu pelopor jaringan toko optik yang terbaik di Indonesia. Dengan pengalaman yang solid...

Next Post
Anak-anak tengah sibuk membaca berkat Komunitas Gubuk Tulis yang getol menggaungkan semangat dan budaya literasi sejak usia dini. (Foto: Rizal Adhi/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Kisah Komunitas Gubuk Tulis, Wadah Mahasiswa di Malang untuk Perjuangkan Literasi Anak

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID