• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
desa yang tak tersentuh listrik dari PLN di kediri

Agus Widodo menunjukan solar cell yang dipasang di atas genteng rumahnya.

Tak Tersentuh PLN, Solar Cell Jadi Solusi Aliran Listrik di Damarwulan Kediri

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI- Kondisi perkampungan kopi Afdeling Damarwulan, Desa/Kecamatan Puncu yang tidak tersentuh PLN sejak 1935 sangat memprihatinkan. Puluhan kepala keluarga di kampung perkebunan kopi peninggalan Belanda itu nyaris tidak bisa menikmati fasilitas listrik. Kecuali, pada pukul 17.00 hingga 23.00 malam, warga kampung tersebut bisa menikmati listrik dengan menggunakan jenset.

Lantaran kondisi desa yang tak tersentuh listrik PLN tersebut, Agus Widodo, Ketua RT 01 berusaha mencari jalan keluar. Yakni, dengan membeli solar cell atau pembangkit tenaga surya secara mandiri. “Saya beli sendiri, tapi ya lumayan harganya,” terang Agus Widodo kepada tugumalang.id partner kumparan.com.

You might also like

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

06/07/2026 5:13 PM
Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

26/06/2026 10:54 PM

Baca Juga: Mau Gaji Aman Hingga Akhir Bulan? Ikuti Langkah-Langkah Berikut ini!

Pria yang akrab disapa Dewo ini membeli solar cell dengan harga Rp 800 ribu dan ditambah baterai aki 60 ampere seharga Rp 1,2 juta. Dengan mempunyai solar cell itu, kata Dewo, ia bisa menggunakan listrik untuk mengisi baterai gawai miliknya pada siang hari. Bahkan, beberapa tetangganya juga ikut menikmati. Tak hanya itu, ia bisa memanfaatkan untuk lampu led 15 watt.

“Buat pasang tiga lampu, di ruang tamu, kamar tidur, dan kamar mandi,” imbuh pria 48 tahun ini.

Sayangnya, meskipun sudah berusaha mandiri karena tak tersentuh PLN ini, sayangnya kampungnya juga sangat kesulitan untuk mencari sinyal internet. Sehingga, pancaran sinyal tersebut hanya sesekali masuk ke gawainya lalu hilang untuk beberapa waktu kemudian.

“Kalau liat HP ya sinyalnya silang terus, kadang keluar sebentar terus bisa liat pesan WA. Susahnya sekarang ini kan kita harus naik turun ke kampung bawah untuk mengirim tugas sekolah anak,” kata Dewo.

Baca Juga: Mau Belanja Aman di Online Shop? Tips-tips Ini Wajib Anda Ketahui!

Kampung bawah yang dimaksud Dewo adalah pusat Desa Puncu. Karena, anak-anak bisa mengirim tugas di Polsek Puncu dengan jarak sekitar 2,5 Km. Atau ditempuh dengan waktu sekitar 30 menit. Hal tersebut harus menambah pengeluaran keluarga untuk membeli bensin. Padahal penghasilan warga yang menjadi karyawan kebun hanya Rp 40 ribu perhari. Bisa dikatakan, kampung ini sangat jauh dari pembangunan infastruktur.

Meski tak tersentuh PLN, ia berharap bahwa listrik yang lebih memadai bisa masuk. “Kalau harapannya ya jelas ada pembangunan seperti kampung yang lain, tapi ya itu di sini lahan perkebunan,” tutur pria bertopi ini.

Dewo memperkirakan apabila ukuran solar cell-nya lebih besar dan kuat arus listrik dari baterai aki mencapai 150 Ampere, ia bisa kemungkinan bisa menyalakan televisi pada siang hari. Minimal, kata Dewo, warga tidak ketinggalan informasi. Karena kendala biaya, Dewo hanya bisa menggunakan baterai aki 60 Ampere tersebut.

“Ini baterai kecil, kalau mau yang besar yang biasa dipakai truk itu lumayan mungkin bisa liat TV nanti,” ungkapnya. (noe)

Tags: belandaGunung KeludKabupaten KediriKebun KopilistrikPTPN XIISejarah
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

by Dwi Linda
06/07/2026 5:13 PM
0

LUMAJANG, Tugujatim.id – Di balik meroketnya angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Lumajang selama libur Lebaran 2026, ada satu...

Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

by Mochamad Abdurrochim
26/06/2026 10:54 PM
0

"Sedih rasanya melihat teman-teman lain berseragam. Tapi saya harus sabar, menepi dulu demi bantu orang tua. Saya jualan es teh....

Sekolah Rakyat.

Menolak Padam, Asa Baru Silvia dan “The Invisible People” dari Bangku Sekolah Rakyat

by Dwi Linda
26/06/2026 5:47 PM
0

"Ada banyak pahlawan dalam kamus hidup Silvia Putri Cahyani, pelajar 14 tahun di Kota Batu, Jawa Timur. Paman dan bibinya,...

Bupati Sidoarjo.

Terharu! Bocah Usia 7 Tahun Luka Bakar 46 Persen, Bupati Sidoarjo Subandi Siapkan Pengobatan hingga Pekerjaan untuk sang Ayah

by Dwi Linda
16/06/2026 9:24 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi menjenguk Izzan, 7, bocah yang mengalami luka bakar hingga 46 persen dan kini...

Next Post
spider-man homecoming

Sinopsis Spider-Man: Homecoming, Kala Ancaman Baru Muncul di Langit Kota New York

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID