• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Perkawinan anak.

Pertemuan Pemprov Jawa Timur bersama BKKBN Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jatim. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Angka Perkawinan Anak di Jatim Turun Signifikan, BKKBN Soroti Kasus Perjodohan Viral di Sampang

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Angka perkawinan anak di Jawa Timur mengalami penurunan signifikan sejak 2021. Berapa angka penurunannya?

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pernikahan sebelum umur 18 tahun menurun selama 2021-2023. Pada 2021 ada di angka 10,44. Lalu turun ke angka 9,46 di tahun 2022, dan 2023 turun lagi ke angka 8,86.

You might also like

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

15/06/2026 4:31 PM
Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

15/06/2026 3:43 PM

Selain itu, Pengadilan Tinggi Agama Surabaya mencatat data dispensasi kawin juga di Jawa Timur terus mengalami penurunan. Pada tahun 2021 sebanyak 17,151; kemudian turun11,99% pada 2022 menjadi 15.095. Pada 2023 turun lagi sebesar 18,29% menjadi 12.334.

“Kami terus masif menyosialisasikan tentang bahaya perkawinan anak. Karena pada dasarnya pernikahan anak itu lebih banyak menimbulkan masalah mulai kesehatan hingga sosial,” kata Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono.

Sebelumnya, perlindungan anak, memenuhi hak anak, mengendalikan kuantitas dan meningkatkan kualitas penduduk atau SDM, serta meningkatkan kualitas kesehatan anak telah diatur dalam SE Gubernur Jatim dan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 85 Tahun 2023.

Sementara itu, belakangan viral sebuah perjodohan balita berusia 4 tahun di Sampang, Madura. Hal ini juga tidak lepas dari sorotan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Maria Ernawati menuturkan, perkawinan anak di Madura sudah menjadi tradisi untuk mempererat silaturahmi sesama keluarga. Namun, meski pernikahan dilakukan saat balita tumbuh dewasa, fenomena ini cukup mengkhawatirkan untuk risiko terjadinya perkawinan anak.

“Kami berharap kepada pemerintah daerah untuk terus menerus memberikan sosialisasi tentang bahaya menikah muda atau pernikahan anak,” kata Erna.

Pasalnya, menurut BKKBN, pernikahan anak sangat berpotensi munculnya stunting dan bisa berdampak pada ekonomi. Stunting bisa saja terjadi pada bayi jika si ibu belum siap atau belum terlalu matang untuk mereproduksi. Selain itu, kesiapan mental juga menjadi penting.

Sementara itu, H. Zahri, orang tua perjodohan balita yang viral tersebut memastikan anak-anaknya akan dinikahkan ketika mereka lulus kuliah.

“Jadi tidak langsung dinikahkan saat masih kecil. Kami sebagai orang tua juga ingin melihat anak-anak kami menjadi orang sukses dan melihat mereka bisa mewujudkan cita-citanya,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer : Izzatun Najibah

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Angka perkawinan anakberita Jatim hari iniBerita Kota Surabaya hari iniJatim hari iniKota Surabaya hari iniPenurunan perkawinan anak di JatimPerkawinan anak di Jatim
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

by Dwi Linda
15/06/2026 4:31 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Kota Batu terkenal dengan destinasi wisata pegunungan dengan panorama alam yang memikat. Memasuki bulan Suro dalam penanggalan...

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

by Dwi Linda
15/06/2026 3:43 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Kabar baik bagi masyarakat Malang Raya, khususnya pengguna transportasi umum. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mempersiapkan penambahan...

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 9:40 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (15/06/2026) menunjukkan variasi kondisi yang cukup kontras, mulai dari kabut, udara kabur,...

Next Post
Bruno Moreira.

Perpanjang Kontrak Bruno Moreira, Pelatih Persebaya Beri Catatan Penting

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID