• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tanah longsor Ngembeh.

Pemkab Mojokerto saat audiensi ke BBWS Jatim. (Foto: Kominfo)

Soal Tanah Longsor Ngembeh, Pemkab Mojokerto Wadul BBWS Brantas

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
1
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Peristiwa tanah longsor di Ketangi, Ngembeh, Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, disikapi pemkab lewat audiensi bareng Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Jawa Timur. Audiensi penanganan tanah longsor Ngembeh yang turut dihadiri Kepala BBWS Brantas Hendra Ahyadi ini juga diikuti oleh Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto Yo’i Afrida serta Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin.

Hasil audiensi ini diharapkan dapat memberikan jalan keluar penanganan terhadap tanah longsor Ngembeh ini termasuk potensi bencana alam lain.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Baca Juga: Usai Menggaet Tiga Parpol Jelang Pilkada 2024, Faida Buru Rekomendasi DPC PKB Jember

Sebelumnya, tanah longsor yang melanda Ngembeh berakibat 8 rumah warga rusak. Dampak tersebut berasal dari longsornya bibir Sungai Raharja Tirta. Bibir sungai terpantau longsor sepanjang 400 meter dengan ketinggian longsor mencapai 30 meter.

Bupati Ikfina menjelaskan, kondisi terkini di Ngembeh masuk kategori darurat. Pasalnya imbas terjadinya tanah longsor membuat bagian belakang rumah warga rusak dan menggantung di atas Sungai Raharja Tirta.

“Beberapa titik yang kami pantau butuh masukan dari BBWS seperti apa. Terkait sungai Ngembeh Dlanggu, longsor sudah menjadi sangat lebar. Bahkan, bibir sungai sudah memakan rumah warga. Kami khawatir kalau tidak ada penanganan akan terus melebar,” terangnya lewat keterangan resmi, Sabtu (04/05/2024).

Selain itu, Bupati Ikfina juga mengatakan, terdapat pula dua titik sungai yang menjadi atensi Pemkab Mojokerto. Hal tersebut dia utarakan sebab beberapa waktu sebelumnya pasca terjadinya hujan deras membuat tanggul sungai jebol dan mengakibatkan banjir. Dengan demikian, Pemkab Mojokerto juga meminta solusi terbaik dari BBWS Jawa Timur untuk memberikan jaminan keselamatan bagi warga terdampak.

Baca Juga: Haji Nanang, Mantan Rektor UIJ Mengharap Rekom PKS di Pilkada Jember 2024

“Yang terakhir sempat viral itu kapolres sampai turun, di Sungai Bangsal. Terdapat 2 titik yang menjadi perhatian dan memang dampaknya luar biasa. Sungai yang ada di daerah Brangkal dan Bangsal. Jadi kami sekaligus meminta solusi dari BBWS seperti apa, kalaupun kami harus berkoordinasi dengan BBWS lagi karena ini juga berkaitan dengan keselamatan masyarakat,” ucap Bupati Ikfina.

Sementara itu, terkait laporan yang disampaikan oleh Pemkab Mojokerto, Kepala BBWS Brantas Hendra Ahyadi menjelaskan bahwa BBWS siap membantu apa yang terjadi. Namun, memang terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk penanganan lanjutan.

“Jadi kami sampaikan, untuk pembangunan permanen, saat ini kami belum bisa. Karena belum ada anggaran khusus yang tersedia. Mungkin kami tangani secara permanen untuk tahun depan. Untuk Kali Sadar masuk dalam Pengelolaan PJT sesuai dengan PP Nomor 46 Tahun 2010. Jadi kalau diambil tengahnya kita bisa jika memang ini darurat. Sebaiknya Pemkab Mojokerto bisa langsung bersurat ke Menteri PUPR agar hal tersebut tertangani secara cepat,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Mojokerto hari iniKabupaten Mojokerto hari iniPemkab MojokertoPenanganan tanah longsor NgembehTanah longsor di Ngembeh
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Bayu Airlangga.

Mencuat Nama Bayu Airlangga, Potensi Saingi Eri Cahyadi di Pilwali Surabaya 2024

Comments 1

  1. Pingback: Mencuat Nama Bayu Airlangga, Potensi Saingi Eri Cahyadi di Pilwali Surabaya 2024 - Tugujatim.id

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID