Tugujatim.id – Kamu para cewek sering mengalami anemia? Sepertinya dalam kondisi itu kamu memerlukan tablet penambah darah untuk menjaga kesehatanmu. Lalu kapan waktunya kamu harus mengonsumsinya?
Ya, anemia menjadi salah satu penyakit yang rentan diderita kalangan wanita, khususnya para remaja putri yang mulai mengalami masa pubertas. Karena setiap bulan saat menstruasi, mereka akan kehilangan banyak darah. Tentu saja, kondisi ini membuat tubuh lebih mudah lelah dan lemas.
Anemia juga sangat berdampak buruk bagi ibu hamil karena dapat mengakibatkan pendarahan hingga keguguran. Anemia sendiri terjadi karena rendahnya sel darah merah akibat kekurangan zat besi.
Baca Juga: 15 Air Terjun Memesona di Jember, Wisata Alam Tersembunyi Cocok Untuk Tenangkan Pikiran
Zat besi memiliki peran penting dalam pembentukan hemoglobin di dalam sel darah merah yang akan membawa oksigen ke seluruh tubuh. Dibandingkan dengan pria, kebutuhan zat besi wanita terhitung dua kali lebih banyak. Terlebih bagi mereka yang akan melalui proses menstruasi, hamil, dan menyusui. Kurangnya zat besi berdampak negatif bagi ibu hamil karena dapat memengaruhi kondisi tumbuh kembang janin.
Penting bagi wanita untuk memenuhi kembali kebutuhan zat besi harian agar dapat mencegah penyakit anemia atau kurangnya sel darah merah. Pencegahan dapat dilakukan dengan mengonsumsi tablet penambah darah. Tujuan tidak lain agar dapat membantu wanita dalam menjaga kesehatan dengan meningkatkan kadar zat besi dalam darah.
Untuk memaksimalkan proses penyerapan zat besi, sebaiknya obat penambah darah dikonsumsi bersama buah-buahan yang mengandung banyak vitamin C seperti jeruk, mangga, pepaya, dan jambu biji. Selain itu, kurangi juga konsumsi makanan yang menghambat penyerapan zat besi seperti kopi dan teh.
Manfaat Tablet Penambah Darah
1. Mencegah Anemia
Fakta di lapangan banyak sekali remaja putri yang mengalami anemia karena pada proses menstruasi akan mengalami banyak kehilangan darah. Siklus tersebut terjadi setiap sebulan sekali sehingga tubuh akan rentan kekurangan sel darah merah yang menjadi sebab munculnya anemia.
Dari kurangnya sel darah merah inilah seseorang akan mengalami kelelahan, sesak napas, lemas, dan mudah pingsan. Maka dibutuhkan obat penambah darah yang membantu mencegah seseorang mengalami anemia.
2. Meningkatkan Konsentrasi
Salah satu efek dari anemia dapat mengakibatkan turunnya kemampuan dalam berpikir, kurang konsentrasi, dan gampang lupa. Kondisi ini tentu akan mengganggu dan memengaruhi produktivitasnya ketika di sekolah. Dari meminum obat penambah darah inilah menjadi salah satu cara dalam meningkatkan konsentrasi.
3. Menunjang Pertumbuhan
Pada masa pubertas, remaja putri akan mengalami masa pertumbuhan yang tentunya memerlukan kebutuhan zat besi lebih banyak dibandingkan anak-anak. Menurut angka kecukupan gizi, jika sebelum haid membutuhkan 8 miligram zat besi per hari, remaja putri membutuhkan dua kali lipat sebanyak 15 milligram per hari.
4. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh
Terpenuhinya kebutuhan zat besi dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Zat besi memiliki peran penting dalam sistem kekebalan tubuh, di mana mereka akan menjaga tubuh agar tidak terinfeksi virus maupun penyakit.
Kapan Wanita Butuhkan Tablet Penambah Darah?
1. Wanita saat Menstruasi
Saat menstruasi adalah saat di mana kamu akan mengeluarkan banyak darah. Jadi, kebutuhan akan zat besi akan meningkat.
2. Wanita Hamil
Kebutuhan akan zat besi dibutuhkan para ibu hamil untuk menunjang pertumbuhan janin sekaligus pencegahan bayi stunting akibat kurangnya gizi.
3. Wanita Menyusui
Selain menstruasi, menyusui juga dapat mengakibatkan berkurangnya zat besi di dalam tubuh.
4. Wanita Vegetarian
Terlalu banyak mengonsumsi vegan memungkinkan seseorang kurang mencukupi kandungan zat besi.
Nah, itulah penjelasan mengenai pentingnya wanita mengetahui kapan harus mengonsumsi tablet penambah darah. Jangan sampai kesehatan kamu terganggu ya karena kekurangan zat besi. Semoga artikel ini bermanfaat!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Iqmalia Bella Fortuna Toshi/Magang
Editor: Dwi Lindawati








