Malang, Tugujatim – Memiliki tim balap mobil tak hanya dibuat oleh bengkel mobil besar namun dealer sebuah mobil juga bisa, hal itu dilakukan oleh Kartika Sari Motor Malang, sebuah dealer penjual mobil merk Toyota.
Dealer mobil ini memiliki sebuah tim balap yang telah konsisten mengikuti ajang balap nasional, bahkan beberapa diantaranya telah mendapatkan piala bergengsi. Tim balap itu bernama Kartika Sari Motorsport.
Atas hasil apik itu, setidaknya ada 12 dealer dari seluruh Indonesia hadir ke dealer Toyota Kartika Sari di Kota Malang pada awal Mei 2024 kemarin.
Advisor Kartika Sari Motorsport, Deny Kristiono mengatakan, bahwa mereka menjadi role model karena sejak berdiri di tahun 2022. Tim balap ini telah berkompetisi secara full sepanjang satu musim pada 2023 silam.
“Ada beberapa dealer yang kita undang di Indonesia. Kami ingin dealer yang punya GR zone untuk aktif ikut Motorsport, seperti slalom maupun sprint rally. Kami jadi role model karena kami sudah ikut 1 tahun secara full,” ujar Deny, Selasa, (28/5/2024).
Lebih lanjut, dikatakan Deny bahwa dealer-dealer Toyota yang lain ingin mengikuti jejak tim Kartika Sari Motorsport. Mereka saling sharing sebelum membentuk tim pembalap seperti Kartika Sari Motorsport.
“Mereka punya GR Zone sekedar punya tapi kita kan punya tim balap juga itu yang menginspirasi. Mereka sharing soal regulasi, sehingga saat mereka ada kendala kita bisa bantu,” ujar Deny.
Tim Kartika Sari Motorsport sendiri beberapa hari lalu meraih 5 juara dalam Kejurnas Sprint Rally Seri 2 2024 di Yogyakarta pada Sabtu, 25 Mei 2024 dan Minggu, 26 Mei 2024. Tim balap asal Malang ini mampu memborong juara di 5 kategori.
Baca juga : 5 Mobil Listrik Tercepat di Dunia, Inspirasi Dunia Otomotif dan Energi
Usai menyabet prestasi di daerah lain, kini Kartika Sari Motosport bakal berkompetisi di Malang dalam putaran lanjutan Kejurnas Sprint Rally.
“Dalam Kejurnas Sprint Rally Seri 2 yang digelar di Yogyakarta, kami memborong 5 juara. Yaitu juara 2 dan juara 4 di kelas F1, lalu juara 2 kategori pembalap U25, dan juara peringkat 7 dan 14 di kelas F Umum,” ungkap Deny.
Dalam balap rally ini tim Kartika Sari Motorsport, menurunkan satu mobil Toyota Agya dengan 2 pembalap yang berkompeten. Mereka ingin menunjukkan dan membuktikan mobil LCGC Agya mampu dibuat untuk balap rally.
“Sebagian besar, kami masih memakai part-part standar bawaan mobil, hanya beberapa bagian yang diganti untuk memenuhi regulasi. Seperti contohnya suspensi diganti, pemasangan roll bar yang wajib dilakukan serta kaca depan diganti dengan bahan polikarbonat,” ujar manajer tim Aris Bayu.
Salah seorang pembalap yakni Alief Rendy mengaku bahwa seri kedua di Yogyakarta lebih menantang. Dia mengaku bahwa tidak mudah tampil di seri ini, namun ia mampu menunjukkan tajinya dengan menyabet juara 2 di kelas F1 dan U-25.
“Lebih menantang kondisi trek berbeda-beda mulai mulus sampek acak. Lebih seru karena di Yogyakarta sirkuitnya lebih seru, medan lebih menantang,” ujar Alief Rendy.








