• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo. (Foto: Rizal/Tugu Jatim)

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo. (Foto: Rizal/Tugu Jatim)

Kadinkes Kabupaten Malang: PPKM Darurat Belum Efektif Turunkan Kasus Covid-19

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo mengungkapkan, sampai saat ini belum ada dampak dari pelaksanaan PPKM Darurat. Namun, dia mengatakan, PPKM Mikro yang sempat dilakukan beberapa bulan lalu cukup efektif menurunkan angka Covid-19.

“PPKM mikro kemarin berjalan, yang darurat ini belum kelihatan hasilnya. Sebenarnya kemarin-kemarin kami sudah stagnan. PPKM mikro yang sudah dijalankan itu ada efek menurunkan bed occupancy rate (BOR)-nya,” terangnya saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

You might also like

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

15/06/2026 4:31 PM
Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

15/06/2026 3:43 PM

Pria yang mengawali karir sebagai dokter gigi ini mengatakan, penghitungan jumlah pasien positif di Kabupaten Malang berdasarkan bed occupancy rate atau keterpakaian tempat tidur COVID-19.

“Saat PPKM Mikro kemarin, BOR di ICU hanya 40-45 persen. Untuk (ruang) isolasi biasa, kami cuma 19-22 persen,” ujarnya.

Namun, yang paling bertanggung jawab menambah jumlah pasien positif Covid-19 adalah adanya varian baru jenis delta.

“Tapi, dengan adanya varian baru dari India atau varian delta ini, karena sifat virulensinya tinggi, maka merebaknya juga cepat. Hal inilah yang membuat BOR di rumah-rumah sakit meningkat tajam dalam jangka waktu 1-2 minggu saja,” ujarnya.

Tags: Berita Covid-19Dinkes Kabupaten MalangKabupaten Malang hari iniPPKM Darurat
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

by Dwi Linda
15/06/2026 4:31 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Kota Batu terkenal dengan destinasi wisata pegunungan dengan panorama alam yang memikat. Memasuki bulan Suro dalam penanggalan...

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

by Dwi Linda
15/06/2026 3:43 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Kabar baik bagi masyarakat Malang Raya, khususnya pengguna transportasi umum. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mempersiapkan penambahan...

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 9:40 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (15/06/2026) menunjukkan variasi kondisi yang cukup kontras, mulai dari kabut, udara kabur,...

Next Post
Ilustrasi warga yang dites Covid-19 oleh petugas karena wilayah Malang Raya termasuk zona merah. (Foto: Rizal/Tugu Jatim)

Malang Raya Zona Merah, Ruang ICU dan Ruang Isolasi di RS Kian Sesak

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID