• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo. (Foto: Rizal/Tugu Jatim)

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo. (Foto: Rizal/Tugu Jatim)

Kadinkes Kabupaten Malang: PPKM Darurat Belum Efektif Turunkan Kasus Covid-19

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo mengungkapkan, sampai saat ini belum ada dampak dari pelaksanaan PPKM Darurat. Namun, dia mengatakan, PPKM Mikro yang sempat dilakukan beberapa bulan lalu cukup efektif menurunkan angka Covid-19.

“PPKM mikro kemarin berjalan, yang darurat ini belum kelihatan hasilnya. Sebenarnya kemarin-kemarin kami sudah stagnan. PPKM mikro yang sudah dijalankan itu ada efek menurunkan bed occupancy rate (BOR)-nya,” terangnya saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

You might also like

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

22/07/2026 9:39 AM
Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

22/07/2026 7:46 AM

Pria yang mengawali karir sebagai dokter gigi ini mengatakan, penghitungan jumlah pasien positif di Kabupaten Malang berdasarkan bed occupancy rate atau keterpakaian tempat tidur COVID-19.

“Saat PPKM Mikro kemarin, BOR di ICU hanya 40-45 persen. Untuk (ruang) isolasi biasa, kami cuma 19-22 persen,” ujarnya.

Namun, yang paling bertanggung jawab menambah jumlah pasien positif Covid-19 adalah adanya varian baru jenis delta.

“Tapi, dengan adanya varian baru dari India atau varian delta ini, karena sifat virulensinya tinggi, maka merebaknya juga cepat. Hal inilah yang membuat BOR di rumah-rumah sakit meningkat tajam dalam jangka waktu 1-2 minggu saja,” ujarnya.

Tags: Berita Covid-19Dinkes Kabupaten MalangKabupaten Malang hari iniPPKM Darurat
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

by Dwi Linda
22/07/2026 9:39 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Agustus 2026 diproyeksikan didatangi sekitar...

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Next Post
Ilustrasi warga yang dites Covid-19 oleh petugas karena wilayah Malang Raya termasuk zona merah. (Foto: Rizal/Tugu Jatim)

Malang Raya Zona Merah, Ruang ICU dan Ruang Isolasi di RS Kian Sesak

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID