• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ponpes Al-Khoirot.

Para santri Ponpes Al-Khoirot Putri di Desa Karangsuko, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jatim, foto bersama dengan Editor Tugujatim.id Dwi Lindawati usai seminar Pelatihan Jurnalistik pada Senin (03/06/2024). (Foto: Vina Lailatul Maskuro)

Fun Belajar Jurnalistik, 700 Santri Ponpes Al-Khoirot Putri Malang Menulis Berita bareng Tugu Jatim ID 

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
2
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoirot Putri di Desa Karangsuko, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jatim, menggelar seminar Pelatihan Jurnalistik pada Senin (03/06/2024). Ponpes Al-Khoirot dalam pelatihan yang mengangkat tema “Mencetak Generasi Jurnalis yang Inovatif, Kritis, dan Kreatif dalam Dunia Pesantren” ini menggelar acara di Musala Pondok Pesantren Al-Khoirot Putri.

Sebanyak 700 santriwati pun tampak antusias dan semangat belajar menjadi seorang jurnalis. Tujuan digelarnya pelatihan jurnalistik ini untuk memperkenalkan para santri dengan dunia menulis berita hingga teknik wawancara.

You might also like

Pasar Legi.

Pedagang Pasar Legi Blitar Menjerit Sepi Pembeli, Omzet Merosot Minta Pemkot Gerak Cepat

06/07/2026 10:07 PM
Perumda Delta Tirta.

Di Balik HUT Ke-48 Perumda Delta Tirta, Bupati Subandi Umumkan Asesmen Ulang Pegawai

06/07/2026 8:28 PM

Dalam seminar ini, Ponpes Al-Khoirot menghadirkan pemateri Editor sekaligus Koordinator Liputan Tugujatim.id Dwi Lindawati untuk memberikan pemahaman materi terkait jurnalistik.

Ponpes Al-Khoirot Malang.
Editor Tugujatim.id Dwi Lindawati saat memberikan tantangan kepada peserta seminar Pelatihan Jurnalistik di Ponpes Al-Khoirot, Senin (03/06/2024). (Foto: Vina Lailatul Maskuro)

Linda, sapaan akrabnya, dalam penyampaian materi mengatakan, ada dua hal penting sebelum menulis berita yaitu mengandung unsur menarik dan penting.

“Sebelum kita membuat berita, ada dua hal penting yang harus diketahui. Pertama, berita itu penting harus menyangkut kepentingan khalayak. Kedua, berita itu harus bersifat menarik,” ujarnya.

Linda juga menyampaikan, sebelum menulis berita, seorang jurnalis harus melakukan dua hal. Pertama observasi yaitu melihat lokasi terjadinya sebuah kejadian yang akan diberitakan. Kedua, dia mengatakan, wawancara yaitu menggali data yang dibutuhkan untuk menulis berita baik dari narasumber resmi, tidak resmi, ataupun para ahli.

Pelatihan jurnalistik Ponpes Al-Khoirot.
Suasana pelatihan jurnalistik yang diikuti santri Ponpes Al-Khoirot Putri di Desa Karangsuko, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jatim, Senin (03/06/2024). (Foto: Vina Lailatul Maskuro)

Lulusan Universitas Negeri Malang (UM) ini juga memberikan teknik menulis berita kepada para santri. Dia mengatakan, dalam menulis berita yang baik harus memperhatikan lima hal yaitu dalam berita harus mengandung unsur 5W+1H, menulis dengan konsep piramida terbalik, menggunakan kalimat yang jelas dan ringkas, tidak mengulang kalimat yang sama, serta menggunakan kata yang berbeda yang merujuk pada satu hal yang sama.

“Dalam membuat berita itu harus lugas, tidak boleh bertele-tele dan to the point,” katanya.

Tidak hanya sampai di situ, dia juga memberikan tips agar bisa menulis kepada para santriwati yaitu dengan cara sering membaca, rajin menulis, dan learning by doing atau evaluasi secara berkala dalam membuat karya tulis.

“Tentunya, untuk bisa menulis berita ya harus rajin menulis hingga sering membaca. Hal ini untuk bisa menambah diksi bahasa yang kita gunakan. Dan pastinya jangan takut salah, dengan learning by doing maka tulisan kita semakin lama semakin bagus,” katanya disambut riuh para santri yang bersemangat.

Pelatihan jurnalistik di Ponpes Al-Khoirot.
Pengurus Madin Al-Khoirot Putri saat penyerahan cenderamata kepada pemateri Dwi Lindawati. (Foto: Vina Lailatul Maskuro)

Pelatihan jurnalistik di Ponpes Al-Khoirot yang dikemas secara menyenangkan ini juga diselingi fun game yang melibatkan para santri. Linda pun memberikan tantangan menarik kepada para peserta seminar dengan memberikan challenge membedakan kalimat baku dan tidak baku.

Tidak hanya fun game, keseruan pelatihan ini juga mengajarkan santri untuk praktik membuat lead berita berita sesuai dengan materi yang disampaikan oleh narasumber. Tantangan ini disambut dengan antusias oleh para santri yang hadir.

Agar materi bisa dipraktikkan semua peserta, Linda juga mengimbau para santri agar setiap santri menulis berita dengan panjang 300 kata, di mana nanti berita tersebut akan dikumpulkan dan dicek oleh tim redaksi Ponpes Al-Khoirot Putri.

Pelatihan jurnalistik di Ponpes Al-Khoirot.
Dwi Lindawati bersama pengurus Madin Al-Khoirot Putri sekaligus panitia penyelenggara seminar. (Foto: Vina Lailatul Maskuro)

Para santri pun merasa senang bisa mengikuti dan belajar ilmu jurnalistik. Hal ini terlihat dari antusias peserta saat mengikuti pelatihan jurnalistik.

Salah satu peserta seminar bernama Khotimatuz Zahro’ mengatakan, senang sekali bisa mengikuti pelatihan seminar ini.

“Kesan pertama saya pasti senang banget dan pastinya banyak ilmu jutrnalistik yang belum saya tahu sama sekali. Saya bisa tahu setelah adanya pelatihan jurnalistik ini. Sebelumnya saya tidak pernah punya kesempatan mengikuti pelatihan jurnalistik. Alhamdulillah baru saat ini bisa mengikutinya. Pelatihan ini sangat berpengaruh untuk perkembangan saya dalam menulis,” ujarnya.

Writer: Vina Lailatul Maskuro/Santriwati Ponpes Al-Khoirot Malang

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Malang hari iniBerita pelatihan jurnalistikKabupaten Malang hari iniPelatihan jurnalistikPonpes Al-Khoirot Putri MalangSantri Ponpes Al-Khoirot
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Legi.

Pedagang Pasar Legi Blitar Menjerit Sepi Pembeli, Omzet Merosot Minta Pemkot Gerak Cepat

by Dwi Linda
06/07/2026 10:07 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Kondisi Pasar Legi Kota Blitar kian memprihatinkan. Pusat perbelanjaan tradisional yang dulunya menjadi urat nadi perekonomian warga...

Perumda Delta Tirta.

Di Balik HUT Ke-48 Perumda Delta Tirta, Bupati Subandi Umumkan Asesmen Ulang Pegawai

by Dwi Linda
06/07/2026 8:28 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta merayakan HUT Ke-48 pada Senin (06/07/2026) menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten...

Fakta jalur rel Surabaya-Malang.

Fakta Jalur Rel Surabaya-Malang yang Menarik Belum Banyak Diketahui Penumpang

by Dwi Linda
06/07/2026 6:34 PM
0

Tugujatim.id – Fakta jalur rel Surabaya-Malang ternyata menyimpan banyak cerita yang sering luput dari perhatian para penumpang. Selama ini, banyak...

Konser Denny Caknan.

Eri Cahyadi Ungkap Penyebab Kericuhan Konser Denny Caknan di SUBEC Surabaya, Pemkot Siapkan Evaluasi

by Dwi Linda
06/07/2026 6:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Acara Soft Launching Creative Hub Surabaya Expo Center (SUBEC) di kawasan eks Hi-Tech Mall (THR) diwarnai kericuhan...

Next Post
kembang sambiloto

Guru TK di Bojonegoro Ciptakan Motif Batik Kembang Sambiloto, Karyanya Mendunia

Comments 2

  1. Pingback: Unair Surabaya Naik Peringkat 308 Kampus Terbaik Dunia Tahun 2024, Ini Kata Rektor - Tugujatim.id
  2. Pingback: Notebook Serbaguna! Spesifikasi Dell Inspiron 11 3000 2-in-1: si Mungil nan Multifungsi untuk Pelajar Memancarkan Ceria dan Modern - Tugujatim.id

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID