JEMBER, Tugujatim.id – Universitas dr Soebandi (UDS) Jember gelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Profesi Ners angkatan ke-9 dan Sumpah Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) angkatan pertama, Rabu (05/06/2024).
Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas dr Soebandi Ai Nur Zannah S ST MKeb menyampaikan, pelantikan dan pengambilan sumpah itu diikuti 156 orang. Terdiri dari 154 orang Prodi Profesi Ners dan dua orang Prodi D-IV Teknologi Laboratorium Medis (TLM).
Dari total itu, sebanyak 136 lulusan berhasil menyelesaikan masa studi Prodi Profesi Ners kurang dari sama dengan satu tahun. Kemudian 18 lulusan lebih dari satu tahun. Sementara untuk D-IV TLM lulus semua dalam 4 tahun.
“Untuk Prodi Profesi Ners yang lulus dengan IPK 3,00 sampai 3,50 sebanyak 5 lulusan. IPK 3,51-3,75 sebanyak 35 lulusan. IPK 3,76 sampi 4,00 sebanyak 115 lulusan. Kemudian IPK untuk prodi D-IV ATLM lebih dari 3,50 sebanyak dua lulusan atau 100 persen,” jelasnya.
Rektor UDS Jember Andi Eka Pranata SST S Kep Ns MKes menyampaikan apresiasinya untuk lulusan periode ini. Mengingat, tingkat kelulusannya di luar presentasi yang ditargetkan.
“Mencapai 100 persen untuk ATLM dan 96 persen untuk Profesi Ners, luar biasa (kelulusannya),” jelasnya.
Menurut Andi, banyak pencapaian yang sudah diraih Universitas dr Soebandi sejauh ini. Di antaranya, Program Profesi Ners UDS mendapat penghargaan Best Attitude dan Keterampilan Terbaik dari 20 instansi praktik profesi keperawatan jiwa di RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat.

Kemudian sebagai peserta terbaik dalam pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support ( BTCLS) PPNI Kabupaten Jember. Hingga lulus ujian kompetensi (ukom) Ners dengan presentasi 96,5 persen. Capaian ini meningkat kurang lebih 2 persen dari tahun sebelumnya.
“Mudah-mudahan November (2024), kami bisa mempertahankan reputasi sebagai institusi terbaik se-Jatim untuk lulusan Ukom peserta lebih dari 100, dan untuk rekan-rekan di ATLM lulus Ukom 100 persen. Saya betul-berul mengapresiasi,” sambungnya.
Andy melanjutkan, keberhasilan Ukom ini juga tantangan bagi angkatan pertama ATLM UDS. Walaupun hanya dua orang, namun keduanya berhasil membuktikan kemampuannya dengan lulus 100 persen.
Termasuk keberhasilan UDS dalam menaikkan rating skor akreditasi sekaligus mempertahankan akreditasi “Baik Sekali”. Ke depannya, dia menargetkan UDS bisa meraih akreditasi “Unggul” dalam waktu lima tahun. Andy juga mendorong para lulusan bisa berkarir hingga go international.
“Kami harus menjadi sebuah keluarga. Silaturahmi di forum IKA dan itu menjadi jembatan bagaimana alumni bisa berkontribusi dalam peningkatan kapasitas untuk lebih maju,” pesannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati








