JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara Bar merupakan camilan sehat berbahan dasar cascara atau kulit kopi kering yang kaya antioksidan.
Produk tersebut diperkenalkan dalam Pameran Gelar Produk Pangan Baru 2026 yang digelar di lingkungan FTP UNEJ, Rabu (10/06/2026).
ChocoCara Bar menjadi salah satu dari 24 produk inovatif hasil karya mahasiswa yang dikembangkan melalui mata kuliah Pengembangan Produk Baru.
Ubah Limbah Kulit Kopi Jadi Produk Pangan Bernilai Ekonomi Tinggi
Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna, mengapresiasi kreativitas mahasiswa yang mampu mengubah limbah hasil industri kopi menjadi produk pangan bernilai ekonomi tinggi.
“Langkah mahasiswa FTP menyulap produk sampingan kopi menjadi camilan sehat bermutu tinggi adalah bentuk nyata dari hilirisasi riset kampus yang solutif. Universitas Jember berkomitmen penuh mendukung kreativitas yang menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan pasar,” ujarnya saat meninjau pameran.
Menurut salah satu anggota tim pengembang, Laily Ratri Nurhaliza, ide pembuatan ChocoCara Bar berangkat dari tingginya produksi kopi di Indonesia yang menghasilkan limbah kulit kopi dalam jumlah besar. Selama ini, pemanfaatan cascara masih terbatas dan umumnya hanya diolah menjadi minuman teh.
“Permintaan kopi yang tinggi pastinya akan menghasilkan by-product berupa kulit kopi yang semakin banyak. Di samping itu, cascara sendiri memiliki kandungan senyawa bioaktif yang tinggi antioksidan. Kami ingin mengenalkan cascara melalui produk snack bar supaya lebih dilirik oleh masyarakat,” jelasnya.
Pembuatan ChocoCara Bar Kombinasi Beberapa Bahan Baku Lainya
Dalam pembuatannya, ChocoCara Bar menggunakan kombinasi cascara, roasted oat, almond, corn flakes, kurma, dark chocolate 90 persen, serta dark chocolate compound. Perpaduan bahan tersebut menghasilkan camilan bercita rasa cokelat dengan tekstur renyah.
Menariknya, produk ini juga mengusung konsep keberlanjutan atau sustainability karena dibuat tanpa tambahan gula. Rasa manis diperoleh secara alami dari kurma yang sekaligus berfungsi sebagai perekat bahan.

Meski demikian, proses pengembangannya tidak lepas dari tantangan. Tim mahasiswa harus menemukan formulasi yang tepat agar tekstur snack bar tetap kokoh dan renyah meskipun menggunakan kurma yang memiliki kadar air cukup tinggi.
Selain ChocoCara Bar, pameran tersebut juga menampilkan berbagai inovasi pangan lainnya, mulai dari minuman sehat, camilan berbasis pangan lokal, hingga produk pangan fungsional yang dikembangkan berdasarkan riset pasar dan kebutuhan konsumen modern.
Melalui kegiatan ini, FTP UNEJ berharap mahasiswa tidak hanya mampu merancang produk pangan baru, tetapi juga memahami proses validasi konsumen hingga pengembangan produk yang mendekati standar industri.
Berbagai inovasi tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi produk komersial yang memiliki daya saing di pasar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Feni Yusnia
Editor: Mochamad Abdurrochim








