• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
AKDP Mojokerto-Batu.

Pengecekan jalur Ngeprih untuk AKDP Mojokerto-Batu. (Foto: dok LLAJ)

Jalur Alternatif AKDP Mojokerto-Batu lewat Ngeprih Tunggu KLHK, Jalan Makadam Jadi Pertimbangan

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Rencana jalur Ngeprih untuk jalur kendaraan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) Mojokerto-Batu via Cangar masih digodok. Rute AKDP Mojokerto-Batu yang masuk kawasan Trawas, Kabupaten Mojokerto, ini sedang menunggu persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Masih dirapatkan dan menunggu persetujuan dari kementerian yang membidangi. Bila sudah dapat kata setuju baru bisa ditindaklanjuti,” ujar Kepala UPT LLAJ Mojokerto Dishub Jawa Timur melalui Kasi Dalops Akhmad Yazid, Rabu (19/06/2024).

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Yazid mengakui, jalur alternatif AKDP Mojokerto-Batu untuk menghindari turunan curam dari Wisata Sendi hingga Tikungan Gotekan ini memang sudah terbuka. Namun, kontur jalan masih berupa makadam sehingga jauh dari layak untuk dilewati kendaraan pribadi maupun angkutan umum.

Baca Juga: 5 Inspirasi Desain Rumah 2 Lantai Sederhana dan Biaya Murah: Mulai 100 Jutaan Jadi Impian Keluarga Kekinian

“Masih makadam. Namun untuk yang masuk kawasan Gotekan sudah beraspal. Sementara itu yang jadi catatan bersama,” ujarnya.

Selain catatan tersebut, sederet perbaikan juga butuh upaya serius, terutama sejumlah titik yang berada di area hutan tersebut bersinggungan dengan jurang maupun tebing.

“Kalau lebar jalan yang ada (existing) masih sekira 3 meter, sedangkan minimal lebar jalan kabupaten adalah 6 meter. Pasti perlu banyak penyesuaian,” beber Yazid.

Selain fokus pada ruas jalan, pernak-pernik lalu lintas seperti lampu penerangan jalan umum hingga rambu-rambu perlu ditambahkan agar pengendara lebih waspada.

“Termasuk juga lebar jalan. Agar sesuai dengan standar. Selain tentu beberapa sarana perlu difokuskan seperti lampu tadi dan rambu,” urai Yazid.

Seperti diketahui, moda transportasi umum di Mojokerto bertambah lagi pasca kendaraan AKDP Mojokerto-Batu via Cangar resmi mengaspal. Peresmian ini berlangsung di Terminal Kertajaya, Kota Mojokerto, Rabu (24/01/2024).

Baca Juga: Laptop Gaming Powerful Acer Predator Nitro 5 i7 Gen 12: Spesifikasi Superior dan Gahar bagi Penggemar Game

Jam operasional AKDP Mojokerto-Batu via Cangar ini dimulai sejak pukul 05.00-16.00 WIB setiap harinya. Sementara interval kedatangan masing-masing AKDP ini adalah 1 jam. Ada 3 unit yang menginap di Terminal Kertajaya Mojokerto. Sedangkan sisa 3 unit lagi menginap di Terminal Kota Batu.

Jarak tempuh untuk rute Mojokerto-Batu via Cangar sendiri sejauh sekitar 57 kilometer. Rute puluhan kilometer ini memakan waktu 2 jam perjalanan, sekali berangkat dan sekali pulang. Dengan demikian butuh waktu sekitar 4 jam untuk perjalanan pergi pulang.

Rute yang dilewati oleh AKDP Mojokerto-Batu via Cangar ini dimulai dari Terminal Kertajaya Mojokerto menuju Pacing kemudian melewati pasar Dlanggu menuju Kutorejo. Rute selanjutnya yaitu Bundaran Pacet lantas berlanjut ke Cangar, kemudian Bumiaji hingga berakhir di Terminal Batu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: AKDP Mojokerto-Batu resmi beroperasiBerita Kabupaten Mojokerto hari iniJalur alternatif AKDP Mojokerto-BatuJalur ekstrem AKDP Mojokerto-BatuKabupaten Mojokerto hari iniOperasional AKDP Mojokerto-Batu via Cangar
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Ansor Tuban.

Menang secara Aklamasi, Gus Mu'iz Terpilih sebagai Nakhoda Baru PC GP Ansor Tuban 2024-2028

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID