• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
KKN Unim

Pesan Rektor Unim Mojokerto untuk Peserta KKN Tematik 2024/2025

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata atau KKN Tematik Unversitas Islam Majapahit (Unim) Mojokerto tahun akademik 2024/2025 digelar dalam waktu dekat. Para peserta telah mengikuti pembekalan di Gedung Nuswantara Lantai II Unim Mojokerto, Rabu (19/6/2024).

Saat menyampaikan sambutan, Rektor Unim Mojokerto, Dr. Rachman Sidharta Arisandi mengatakan, sudah lama sekali Universitas Islam Majapahit (disebut juga Majapahit Islamic University Mojokerto Indonesia) menyelenggarakan KKN tematik dengan beberapa kali mengalami tahapan metamorfosis. Perubahan tahap awal dilaksanakan dengan kombinasi merata seluruh prodi disetiap kelompoknya. revisi selanjutnya,

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

KKN Tematik dikembangkan berdasar tiga tema, yakni ekonomi, pendidikan dan kesehatan dan sekaligus berafiliasi dengan jejaring Pos Pemberdayaan Masyarakat (Posdaya). Perubahan selanjutnya, membekali dan mengarahkan setiap peserta KKN untuk menggali semua potensi desa dan mengajukannya sebagai program kerja yang wajib dipresentasikan, dan terus mengalami proses penyesuaian dengan mendasarkan pelaksanaan KKN melalui metode Business Model Canvas (BMC) atau Mission Model Canvas (MMC), hingga beberapa waktu lalu, rektor memanggil ketua penyelenggara KKN untuk melakukan penyesuaian lagi.

Penyesuaian tersebut dilakukan setelah rektor melakukan tinjauan efektivitas pelaksanaan KKN selama ini. Banyak yang dirubah dalam pelaksanaan tahun ini, karena program KKN harus dapat dilaksanakan dengan sinergi dan berkelanjutan, sehingga perlu ada sistem ploting, shifting and allocating yang kesemuanya harus bersinergi dengan arah kebijakan desa.

Model baru KKN Tematik terakhir ini sekaligus memperkecil atau bahkan meniadakan potensi penolakan kehadiran mahasiswa oleh pihak desa, karena kita telah memulai dengan Forum Group Discussion dengan Kepala Desa yang telah kami tetapkan sebagai bakal lokasi KKN. Ada 10 desa (dari 299 desa) yang masuk dalam seleksi panitia, tentu pemilihan ini didasarkan pada klasifikasi jenis desa dan baik UNIM maupun 10 orang kepala desa telah menyepakati beberapa point penting terkait bagaimana kita melaksanakan pola kerjasama multy years ini.

“Selain itu, adanya program KKN Tematik merupakan sarana uji bagi mahasiswa atas apa yang telah dipelajari di dalam kelas perkuliahan dan jika terjadi ketidak sesuaian, adik-adik dapat melakuakan koreksi dengan mempelajarinya lagi secara cepat karena bisa jadi itu disebabkan oleh persepsi yang berbeda dan jika ternyata adik-adik belum pernah mengetahui adik-adik juga berkesempatan mempelajari melalui relasi yang ada dikampus. “Saat terjun ke lapangan, peserta KKN Tematik juga ditantang kepekaannya, sensitivitas penginderaan atas apa yang ada di masyarakat dan sekaligus digugah daya kreatifnya untuk melaksanakan tugasnya sebagai agen perubahan, khususnya di desa mitra,” tandas Dr. Rachman.

Poin pertama yang dimaksud adalah katalisator. Mahasiswa peserta KKN Tematik diharapkan memiliki motivasi untuk tidak cepat berpuas diri.

“Semisal mendapati ada desa yang tiap tahunnya bisa panen padi 10 ton per tahun. Peran peserta KKN itu bagaimana cara agar hasil panen tidak segitu saja, bagaimana cara misal bisa naik 15 hingga 20 ton per tahun. Itu salah satu contoh,” beber Dr. Rachman.

Poin kedua adalah helper. Maksudnya bagaimana peserta KKN dapat peka terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat lalu dapat memberikan pertolongan. Hal tersebut juga senada dengan poin ketiga yakni pemberian solusi.

“Kemudian yang keempat adalah resources linker. Artinya peserta KKN bisa mengidentifikasi dan menghubungkan sumber daya potensial dari lokasi KKN agar dapat memberikan dampak positif,” lanjut Dr. Rachman.

Selain itu, adanya program KKN Tematik merupakan sarana uji bagi mahasiswa atas apa yang telah dipelajari di dalam kelas perkuliahan. “Saat terjun ke lapangan, peserta KKN Tematik juga ditantang kepekaannya, sensitivitas penginderaan atas apa yang ada di masyarakat, khususnya di desa mitra,” tandas Dr. Rachman.

Pada akhir sambutan, Dr. Rachman turut berpesan agar peserta KKN Tematik menjaga nama baik almamater berikut masing-masing peserta KKN. “Tidak hanya itu, kalau mau serius ketika KKN, terdapat banyak masalah yang bisa dijadikan tema dalam tugas akhir skripsi. Kalau sudah dapat ide tentang tugas akhir tinggal eksekusi saja,” urainya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Kabupaten MojokertoMojokertoUNIM MojokertoUnversitas Islam Majapahit
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Cara agar cepat tidur.

15 Cara agar Cepat Tidur: Trik Mudah Mengatasi Insomnia Akut

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID