MOJOKERTO, Tugujatim.id – Waktu 20 hari menjadi target KPU Kabupaten Mojokerto untuk merampungkan proses pencocokan dan penelitian alias coklit.
Target tersebut mengacu pada hasil kerja personil Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) sejumlah 3.158 orang yang telah bekerja dalam satu pekan ini.
Ribuan personil yang bekerja sejak Senin (24/6/2024) lalu tersebut terjun guna memutakhirkan data pemilih untuk 1.618 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Mojokerto.
“Jumlah data pemilih yang sudah disinkronisasi mencapai 855.422 orang. Berdasar Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dari Kemendagri. Coklit sendiri target 20 hari bisa selesai,” ucap Komisioner Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Mojokerto, Achmad Febrianto, Senin (1/7/2024).
Febri melanjutkan, progres Pantarlih KPU Kabupaten Mojokerto dalam pemutakhiran tersebut mencapai 40 persen per Senin (1/7/2024).
“Seperti yang kami sampaikan, 20 hari target selesai. Sisanya 10 hari digunakan untuk sinkronisasi agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan,” imbuhnya.
Untuk memperkuat capaian target, Bawaslu turut diikutkan secara intens dalam pengawasan coklit.
“Dengan pengawasan tersebut adalah untuk menghindari kesalahan fatal saat proses (coklit) berlangsung,” tambah Febri.
Untuk diketahui, hasil coklit ini nantinya dijadikan dasar penyusunan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada yang diselenggarakan pada Rabu, 27 November 2024 mendatang.
“Jadi meski waktunya satu bulan, kami berharap semua tahapan bisa beres. Apalagi tahapan-tahapan lain juga akan kami hadapi,” sambung Febri.
Dari rancangan KPU Kabupaten Mojokerto, setidaknya terdapat kebutuhan sejumlah 1.618 TPS untuk pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jatim berikut pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Mojokerto. Angka dari rancangan tersebut berkurang lebih dari separuh ketimbang jumlah TPS pada Pemilu Februari 2024 silam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Imam Abu Hanifah








