SIDOARJO, Tugujatim.id – Sebanyak 35 ibu hamil antusias mengikuti senam hamil dan prenatal yoga yang digelar oleh Rumah Sakit (RS) Usada, Sidoarjo, di Transmart pada Sabtu (06/07/2024).
Kegiatan olahraga dan sharing materi ini bertujuan untuk menjaga kualitas kesehatan ibu hamil menjelang persalinan. Sekaligus, upaya menekan angka kematian ibu dan bayi di Sidoarjo.
“Angka kematian ibu dan bayi di Sidoarjo saat ini memang tidak begitu tinggi. Dan kegiatan ini bisa menjadi salah satu upaya untuk mencegah melalui antenatal care,” kata Wakil Direktur Pelayanan Media RS Usada Sidoarjo dr Hermawan Putra.
Menurut dia, menjaga kualitas kesehatan ibu dan anak menjelang persalinan sangat penting. Melalui senam hamil dan prenatal yoga yang digelar oleh RS Usada, Hermawan berharap kesadaran kesehatan untuk ibu hamil lebih meningkat.
“Tujuan prenatal yoga itu memberikan emosional, peregangan otot, terutama sirkulasi udara. Supaya, nanti proses persalinannya aman, nyaman, dan tidak sakit,” imbuhnya.
Hal senada juga diutarakan oleh dr Budi Setiawan. Menurut dia, kegiatan senam hamil dan prenatal yoga tidak lepas dari meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
“Tujuannya supaya persalinan aman dan sehat. Sehingga dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Indonesia, terutama di Sidoarjo,” kata dr Budi Setiawan.
Dia menuturkan, berdasarkan penelitian kesehatan, aktivitas senam hamil sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh ibu hamil.
“Senam hamil akan membantu mencegah peningkatan berat dan berlebihan, mengurangi risiko komplikasi. Tapi juga harus diperhatikan saat ibu hamil memiliki riwayat hipertensi,” terangnya.
Selain itu, ibu hamil dengan usia muda juga menjadi perhatian khusus bagi tim dokter RS Usaha Sidoarjo. Jika tidak diimbangi gizi yang seimbang untuk ibu dan bayi, maka bisa menyebabkan risiko komplikasi.
“Hamil di bawah 17 tahun itu masalah utamanya gizi. Karena ibunya sendiri juga masih memerlukan asupan gizi. Belum lagi psikis pasien yang belum optimal. Risiko paling parah bisa komplikasi. Tapi biasanya hamil usia muda juga bisa meningkatkan risiko hipertensi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Izzatun Najibah
Editor: Dwi Lindawati








