TUBAN, Tugujatim.id – Di tengah liburan sekolah yang panjang, sekelompok anak usia SD di Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, memilih untuk mengisi waktu liburan mereka dengan kegiatan yang penuh makna latihan kesenian karawitan.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan mereka hiburan, tetapi juga memperkenalkan pada kekayaan budaya Jawa yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Sanggar Sekar Kinanti Laras yang berdiri sejak 14 tahun lalu telah menjadi tempat di mana anak-anak ini belajar tentang karawitan—sebuah bentuk seni musik tradisional Jawa.
Pendiri Sanggar sekaligus pelatih karawitan sekaligus guru di SMP 1 Plumpang Purwo Suleksono menjelaskan, anak-anak yang mengikuti latihan karawitan di sanggar ini sebagian besar berasal dari kampung sekitar. Mereka adalah murid-murid yang duduk di bangku kelas 3 hingga 5 SD.
Baca Juga: Sulap Sampah Jadi Cuan, Kisah Inspiratif Ibu Rumah Tangga di Jember Dirikan Bank Sampah
“Selama liburan sekolah, kami biasanya mengadakan latihan sebanyak empat kali dalam seminggu. Meski ada tantangan seperti kekurangan alat musik dan tidak semua anak mau bergabung, kami tetap berkomitmen untuk menunjukkan bahwa karawitan bukan hanya tentang seni, tetapi juga tentang membentuk karakter yang baik,” kata Purwo Suleksono dengan penuh semangat.
Latihan karawitan ini bukan hanya sekadar aktivitas liburan, tetapi juga menjadi jembatan bagi anak-anak untuk mengenal dan melestarikan warisan budaya leluhur. Melalui setiap tembang dan irama yang dipelajari, mereka tidak hanya berlatih bermain gamelan, tetapi juga belajar tentang sejarah dan makna di balik setiap alunan musik.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya menjadi lebih mahir dalam bermain karawitan, tetapi juga dapat memahami nilai-nilai budaya dan karakter yang terkandung di dalamnya,” harap Purwo.
Di tengah suasana latihan yang harmonis, salah seorang peserta bernama Ajeng Kinanti, 11, berbagi pengalamannya mengikuti kelas karawitan.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Piala AFF U-19 di Surabaya, Timnas Indonesia Boyong 28 Pemain
“Yang pasti senang dan seru, Mas. Ini kan juga seni budaya dari orang Jawa. Saya ingin lebih mendalami dan memahami kesenian ini,” ujar Ajeng sembari tersenyum.
Dengan semangat yang menggelora dan dedikasi yang tinggi, Sanggar Sekar Kinanti Laras terus berupaya menjaga agar kesenian karawitan tetap hidup dan relevan di kalangan generasi muda. Bagi anak-anak SD di Tuban, ini adalah kesempatan berharga untuk tidak hanya menikmati liburan mereka, tetapi juga memperkaya diri dengan pengetahuan dan pengalaman yang tak ternilai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








