TUBAN, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban terus berupaya menjadikan Tuban sebagai kabupaten sehat yang tidak hanya terbebas dari penyakit, tetapi juga memiliki kualitas hidup yang baik secara fisik, mental, dan sosial.
Langkah-langkah strategis telah diambil untuk mencapai tujuan ini, termasuk kolaborasi antara berbagai dinas terkait.
JF Adminkes Ahli Muda dari Dinas Kesehatan P2KB Tuban Ike Mairina mengatakan, konsep sehat yang diusung oleh Pemkab Tuban mengacu pada definisi sehat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
“Sehat adalah keadaan yang sempurna, baik fisik, mental, maupun sosial, bukan hanya terbebas dari penyakit atau kelemahan/cacat,” jelas Ike.
Baca Juga: Dua Pelajar asal Malang dan Surabaya Terpilih Jadi Anggota Paskibraka Istana Negara 2024
Dia juga menyoroti pentingnya partisipasi aktif dari masyarakat dalam menjaga kesehatan. Pihaknya mengajak seluruh masyarakat Tuban untuk berperan serta dalam menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitar.
“Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, kami yakin Tuban bisa menjadi kabupaten sehat yang ideal,” ucapnya.
Dia menyebutkan, kriteria untuk menjadi kabupaten sehat melibatkan banyak aspek dan indikator yang harus dipenuhi. Indikator-indikator tersebut di antaranya tata kelola perkotaan untuk kesehatan dan kesejahteraan, pengurangan kesenjangan kesehatan, kesejahteraan dalam kebijakan atau regulasi, serta pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di semua sektor.
Tidak hanya itu, pengembangan lingkungan fisik dan bangunan yang mendukung pola hidup sehat juga menjadi prioritas.
Dengan langkah-langkah konkret dan kolaborasi yang efektif antara dinas-dinas terkait, Pemkab Tuban optimis dapat mewujudkan visi Kabupaten Sehat.
Ike mengatakan, pada 2024 ini Kabupaten Tuban baru mengikuti penilaian sebagai kabupaten sehat. Hal tersebut dikarenakan pada tahun sebelumnya, pihaknya tengah fokus mewujudkan kabupaten ODF yang menjadi pelopor untuk mengikuti kabupaten sehat.
“Tahun 2024 ini akan dilakukan verifikasi dokumen kabupaten sehat tingkat provinsi. Kami bersama-sama untuk berlari mengejar ketinggalan dengan berkoordinasi bersama berbagai pemangku kepentingan,” ujarnya.
Baca Juga: Identitas Mayat Pria Mengapung di Sungai Brantas Malang Diduga Difabel usai Hilang Dua Hari
Selain itu, Tuban yang dikenal sebagai kawasan industri menghadapi tantangan khusus terkait polusi udara. Untuk mengatasi hal ini, Dinas Kesehatan P2KB Tuban bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) untuk memantau kualitas udara di sekitar kawasan industri.
Langkah ini diambil guna memastikan, masyarakat Tuban tidak hanya terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh polusi udara, tetapi juga dapat hidup dalam lingkungan yang sehat.
“Pemantauan kualitas udara secara rutin adalah salah satu upaya kami untuk melindungi kesehatan masyarakat. Kami juga mendorong industri-industri di Tuban untuk menerapkan teknologi ramah lingkungan guna mengurangi emisi polutan,” tambah Ike.
Selain pemantauan kualitas udara, Pemkab Tuban juga menjalankan berbagai program kesehatan holistik. Program-program ini meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, kampanye kesehatan mental, serta penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








