JEMBER, Tugujatim.id – Sebagai ruang alternatif mengisi libur sekolah, komunitas pecinta budaya di Jember ajak anak-anak dolan bareng dan bersahabat dengan alam. Berbagai kegiatan, seperti membuat kolase dan membuat kerajinan dari lempung dilakukan untuk mengenal alam dan mengasah motorik anak.
“Dolan bareng ini memberikan ruang untuk anak-anak merasakan langsung bagaimana bersentuhan dan bersahabat dengan alam,” Gunawan Trip selaku koordinator kegiatan komunitas pecinta budaya saat ditemui Tugujatim.id pada Rabu (10/07/2024).
Saat bermain kolase, anak-anak dari berbagai jenjang pendidikan itu diajarkan mencari berbagai bahan dari alam atau lingkungan sekitar. Adapun benda-benda yang digunakan untuk membuat kolase, seperti daun kering, ranting pohon, hingga sampah yang berserakan.
“Intinya mereka memanfaatkan barang bekas atau sampah, baik itu sampah organik maupun anorganik untuk menjadi gambar dengan berpola dan menempel. Kolase itu prinsipnya menempel,” jelas Gunawan.
Dalam mencari bahan-bahan untuk membuat kolase, Gunawan menegaskan, anak-anak tersebut tidak diperbolehkan memetik daun dan memotong ranting pohon. Anak-anak hanya bisa menggunakan bahan seperti daun dan ranting yang sudah jatuh.
Karena itu, kegiatan dolan bareng dalam hal ini mengajarkan kepada anak melakukan interaksi dengan alam secara langsung.
“Jadi prinsipnya ada interaksi dengan alam dan menjaga lingkungan,” tegas Gunawan.
Baca Juga: Isi Liburan dengan Eksplor Seni Karawitan: Anak-Anak SD di Tuban Bentuk Karakter lewat Budaya Jawa
Sedangkan kegiatan bermain lempung, mengajarkan anak untuk melatih motorik kasar dan halus. Hal tersebut terjadi ketika anak langsung memegang dan membentuk lempung sesuai dengan yang mereka inginkan.
“Karena langsung bersentuhan dengan bahan, dengan medianya, motorik halusnya bagaimana mereka mengekspresikan imajinasinya yang berada di dalam pikiran dan hatinya untuk membentuk sesuatu,” jelas Gunawan.
Adapun berbagai kreasi yang diciptakan anak-anak, seperti topeng dengan karakter tertentu, cangkir, lepek, hingga ada yang membuat bakom-baskoman dari tanah lempung. Setelah mengikuti serangkaian acara dolan bareng, anak-anak diminta untuk menceritakan tentang karya-karyanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








