• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Komunitas Pecinta Budaya.

Komunitas pencinta alam di Jember ajak anak-anak dolan bareng dan bersahabat dengan alam di tengah libur sekolah di tepi sawah. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Ruang Alternatif Liburan Sekolah, Komunitas Pecinta Budaya di Jember Asah Motorik Anak lewat Dolan Bareng

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Sebagai ruang alternatif mengisi libur sekolah, komunitas pecinta budaya di Jember ajak anak-anak dolan bareng dan bersahabat dengan alam. Berbagai kegiatan, seperti membuat kolase dan membuat kerajinan dari lempung dilakukan untuk mengenal alam dan mengasah motorik anak.

“Dolan bareng ini memberikan ruang untuk anak-anak merasakan langsung bagaimana bersentuhan dan bersahabat dengan alam,” Gunawan Trip selaku koordinator kegiatan komunitas pecinta budaya saat ditemui Tugujatim.id pada Rabu (10/07/2024).

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Saat bermain kolase, anak-anak dari berbagai jenjang pendidikan itu diajarkan mencari berbagai bahan dari alam atau lingkungan sekitar. Adapun benda-benda yang digunakan untuk membuat kolase, seperti daun kering, ranting pohon, hingga sampah yang berserakan.

Baca Juga: Oleng! Truk Muatan Galon Air Tabrak Median Jalan hingga Terguling di Jalur Pantura Pasuruan: Tiga Orang Luka-Luka

“Intinya mereka memanfaatkan barang bekas atau sampah, baik itu sampah organik maupun anorganik untuk menjadi gambar dengan berpola dan menempel. Kolase itu prinsipnya menempel,” jelas Gunawan.

Dalam mencari bahan-bahan untuk membuat kolase, Gunawan menegaskan, anak-anak tersebut tidak diperbolehkan memetik daun dan memotong ranting pohon. Anak-anak hanya bisa menggunakan bahan seperti daun dan ranting yang sudah jatuh.

Karena itu, kegiatan dolan bareng dalam hal ini mengajarkan kepada anak melakukan interaksi dengan alam secara langsung.

“Jadi prinsipnya ada interaksi dengan alam dan menjaga lingkungan,” tegas Gunawan.

Baca Juga: Isi Liburan dengan Eksplor Seni Karawitan: Anak-Anak SD di Tuban Bentuk Karakter lewat Budaya Jawa

Sedangkan kegiatan bermain lempung, mengajarkan anak untuk melatih motorik kasar dan halus. Hal tersebut terjadi ketika anak langsung memegang dan membentuk lempung sesuai dengan yang mereka inginkan.

“Karena langsung bersentuhan dengan bahan, dengan medianya, motorik halusnya bagaimana mereka mengekspresikan imajinasinya yang berada di dalam pikiran dan hatinya untuk membentuk sesuatu,” jelas Gunawan.

Adapun berbagai kreasi yang diciptakan anak-anak, seperti topeng dengan karakter tertentu, cangkir, lepek, hingga ada yang membuat bakom-baskoman dari tanah lempung. Setelah mengikuti serangkaian acara dolan bareng, anak-anak diminta untuk menceritakan tentang karya-karyanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

 

Tags: Anak Jember dolan barengberita jember hari iniDolan bareng anak di JemberDolan bareng di JemberJember hari ini
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Indra Sjafri.

Indra Sjafri Bandingkan Kualitas Timnas Indonesia U-19 2024 dengan Era Evan Dimas

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID