JEMBER, Tugujatim.id – Anak-anak di Jember membuat kolase dan membentuk kerajinan menggunakan lempung agar dapat melatih gerak motorik. Kegiatan tersebut juga menjadi alternatif mengalihkan perhatian anak terhadap gadget saat libur sekolah.
Terkadang, libur sekolah menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian orang tua dalam mengisi waktu anak-anak mereka agar lebih produktif. Di era digital seperti saat ini, anak-anak cenderung menghabiskan waktu liburannya dengan bermain gadget.
Tidak jarang hal tersebut menimbulkan berbagai permasalahan yang mengintai anak, mulai dari kesehatan mata hingga kurang terlatihnya motorik anak. Namun, sebenarnya orang tua tidak perlu khawatir, ada solusi kreatif yang dapat diterapkan kepada putra-putrinya.
Para orang tua dapat mengajak anak ke alam dan membuat kolase dari sampah organik maupun anorganik yang terdapat di alam, seperti yang dilakukan para pegiat budaya di Jember.
Untuk mengisi waktu di musim libur sekolah, komunitas pecinta budaya di Jember mengajak anak-anak bermain dan belajar bersahabat dengan alam. Koordinator Kegiatan Dolan Bareng Gunawan Trip mengungkap, kegiatan tersebut dapat menjadi alternatif bagi anak untuk bersentuhan dan bersahabat dengan alam.

Membuat kolase dari berbagai bahan yang tidak terpakai di alam, selain dapat mengenal langsung terhadap lingkungan, anak juga bisa mengasah kreativitasnya. Tentunya, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kolase, seperti daun-daun yang jatuh dan kering hingga ranting pohon yang sudah terjatuh.
Gunawan juga menjelaskan, dengan membuat kerajinan dari lempung dapat mengasah motorik halus dan kasar anak. Hal tersebut terjadi karena anak diharuskan memegang secara langsung lempung yang semula memiliki bentuk padat, dengan ditambahnya air lempung akan menjadi lunak.
Selain itu, tidak hanya motorik yang dilatih, tetapi anak juga dapat mengekspresikan imajinasi yang ada di dalam pikiran dan perasaannya. Hal tersebut dapat dilihat melalui berbagai macam bentuk lempung diciptakan oleh anak.
Di acara dolan bareng itu, Gunawan menegaskan, agenda tersebut untuk memberikan kesempatan kepada anak agar tidak bergantung dan bermain dengan gadget. Tetapi anak-anak juga memiliki kesempatan langsung belajar di alam terbuka.
“Prinsipnya, bagaimana kesempatan yang mungkin sedikit ini atau sebentar ini, tetapi mereka (anak-anak) sejenak meninggalkan gadget dan merasakan kembali, mereka bisa kok bermain dengan alam secara langsung,” ujar Gunawan saat ditemui Tugujatim.id pada Rabu (10/07/2024).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








