JEMBER, Tugujatim.id – Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan menjadi momok menakutkan dalam berbagai bidang, termasuk dunia jurnalistik. Kecerdasan buatan digadang-gadang dapat menggantikan berbagai bidang pekerjaan.
Koordinator Cek Fakta Tempo Ika Ningtyas menjelaskan, AI telah diterapkan dalam dunia jurnalistik. Dia menyebut, ada empat lingkup AI yang selama ini digunakan untuk proses membuat berita.
Pertama, AI sebagai monitoring pemberitaan. Hal tersebut mengacu pada analisis dengan menggunakan big data dan bermodalkan Machine Learning. Biasanya proses monitoring ini digunakan oleh beberapa media untuk mengetahui tren atau pembicaraan publik di berbagai media sosial.
“Itu modal AI dan media juga ada yang menggunakan biasanya ataupun ada yang kerja sama dengan salah satu lembaga riset untuk memonitor bagaimana persepsi orang soal apa, bisa seperti kalau ada kebijakan apa, itu bisa dilihat,” kata Ika Ningtyas pada Jumat (19/7/2024) di Pendapa Kabupaten Jember.
Sehingga melalui proses monitoring pemberitaan, dapat mengetahui percakapan atau isu-isu terkini yang terjadi di media sosial untuk dijadikan referensi dalam mengeksplorasi topik yang akan menjadi bahan pemberitaan.
Kedua, kecerdasan dalam dunia jurnalistik biasanya digunakan untuk mencari ide. Tentunya dengan menggunakan platform-platform AI.
“Habis ide, misalnya habis nulis soal bencana, habis ide mau nulis apa lagi? Biasanya teman-teman wartawan itu cari idenya di Chat GPT,” paparnya.
Ketiga, kecerdasan buatan biasa digunakan untuk menerjemahkan. Menurut Ika Ningtyas, AI yang salah satunya Chat GPT yang mampu melakukan alih bahasa lebih baik.
“Chat GPT itu pinter banget kalau untuk nerjemahin, bahkan lebih oke misalnya teman-teman pakai Google Translate,” tegasnya.
Biasanya proses menerjemahkan dilakukan saat wartawan melakukan riset dan referensinya dari luar negeri. Sehingga untuk mengoptimalkan hasil, dapat menggunakan AI.
Keempat, AI juga dapat membantu wartawan mengubah audio menjadi tulisan. Bahkan di beberapa media nasional juga menggunakan reporter AI dalam siaran beritanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








